Asap Karhutla Kalimantan Tembus ke Sarawak, Media Malaysia Soroti Dampak

Asap Karhutla Kalimantan Tembus ke Sarawak, Media Malaysia Soroti Dampak

Fajarasia.id – Media Malaysia, The Star, menyoroti memburuknya kualitas udara di sejumlah wilayah akibat kabut asap kebakaran hutan dan lahan (karhutla). Asap dari titik panas di Kalimantan Barat dan Kalimantan Tengah dilaporkan bergerak ke arah utara hingga mencapai Sarawak.

Mengutip sistem Air Pollutant Index Management System (APIMS), sembilan wilayah di Sarawak mencatat indeks polusi udara (API) kategori tidak sehat, termasuk Serian (180), Kuching (162), Samarahan (163), Sibu (158), Sri Aman (153), Sarikei (154), Mukah (156), Bintulu (147), dan Samalaju (142). Selain itu, Johan Setia di Selangor juga mencatat API 153.

Pusat Meteorologi Khusus ASEAN (ASMC) memperingatkan kondisi kering di sebagian besar wilayah ASEAN bagian selatan meningkatkan risiko kabut asap lintas batas. Departemen Meteorologi Malaysia memprediksi cuaca panas dan minim hujan masih berlangsung hingga Jumat.

Di Indonesia, Plh Kepala Pusat Data BNPB, Dodi Yuleova, menyebut angin dominan dari tenggara ke barat berpotensi membawa asap ke Malaysia. Berdasarkan citra satelit, asap karhutla terpantau menyeberang ke Sarawak pada 4 dan 6–9 Agustus 2026. Nilai AQI tertinggi tercatat di Pontianak dengan angka 193, masuk kategori sangat tidak sehat bagi kelompok sensitif.

BNPB mengingatkan risiko gangguan kesehatan meningkat, terutama bagi anak-anak, lansia, dan balita. Pemerintah Indonesia bersama otoritas Malaysia disebut tengah memantau kondisi untuk mengantisipasi dampak lebih luas dari kabut asap lintas batas ini.****

Pos terkait