Fajarasia.id — Presiden Prabowo Subianto menggelar rapat terbatas di Istana Merdeka, Jakarta, Rabu (23/9/2026), untuk membahas rencana pemberlakuan pendidikan gratis di sekolah dan perguruan tinggi negeri.
Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya mengatakan, rapat tersebut secara khusus membahas langkah yang perlu ditempuh pemerintah agar biaya pendidikan negeri dapat digratiskan mulai jenjang sekolah dasar hingga perguruan tinggi negeri.
“Iya, siang ini Pak Presiden akan mengadakan rapat terbatas, membahas bagaimana caranya pendidikan negeri dapat gratis, dari SD sampai perguruan tinggi negeri,” ujar Teddy.
Rapat tersebut merupakan tindak lanjut atas pernyataan Prabowo mengenai perluasan akses pendidikan bagi masyarakat. Presiden sebelumnya menegaskan bahwa pendidikan negeri dari SD, SMP, SMA hingga universitas negeri harus dapat diakses tanpa biaya pendidikan.
Pernyataan itu disampaikan Prabowo saat menghadiri puncak peringatan HUT ke-28 Partai Amanat Nasional (PAN) di Jakarta International Convention Center (JICC), Jumat (18/9/2026).
“Saya sangat setuju. Saya akan segera mengadakan ratas atau pokoknya biaya pendidikan negeri harus gratis. Biaya pendidikan negeri SD, SMP, SMA, universitas negeri harus gratis,” kata Prabowo.
Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) Pratikno turut hadir di Istana Kepresidenan untuk mengikuti rapat tersebut.
Pratikno belum memberikan penjelasan mengenai detail pembahasan. Ia mengatakan pemerintah akan menyampaikan hasil rapat setelah pembahasan bersama Presiden selesai.
“Hari ini kami diundang ratas. Nanti kami akan sampaikan hasilnya,” ujar Pratikno.
Sebelumnya, pemerintah menyatakan agenda pendidikan gratis tersebut merupakan bagian dari upaya memperluas kesempatan memperoleh pendidikan yang layak dan setara bagi seluruh anak Indonesia.
Selain pembebasan biaya pendidikan negeri, pemerintah juga tengah mendorong perbaikan sekolah dan fasilitas pendidikan yang rusak serta peningkatan kesejahteraan guru.
Dengan rapat terbatas ini, pemerintah mulai membahas bagaimana gagasan pendidikan negeri gratis tersebut dapat diterjemahkan menjadi kebijakan yang dapat diterapkan di berbagai jenjang pendidikan.****





