Fajarasia.id – Operasi tangkap tangan (OTT) terhadap Bupati Pemalang, Anom Widiyantoro, berlanjut dengan penyegelan sejumlah lokasi oleh tim Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).
Dilansir Rabu (29/7), KPK menyegel kantor Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR Pemalang). Pintu kantor tampak ditempeli stiker segel KPK, sementara akses wartawan ke kantor bupati belum diberikan.
Selain itu, dua rumah di Perumahan Mutiara Residence, Pemalang, juga disegel pada Selasa (28/7) malam. Salah satunya diketahui milik pria berinisial O, kontraktor yang disebut-sebut kerabat Bupati Anom.
Wakil Ketua KPK, Fitroh Rohcayanto, membenarkan adanya OTT terhadap Anom Widiyantoro. Namun, KPK belum merinci jumlah pihak yang diamankan maupun kasus yang menjadi dasar penindakan.
Langkah penyegelan ini menambah sorotan publik terhadap kasus korupsi di Pemalang, mengingat sebelumnya bupati periode 2021–2025 juga terjerat OTT KPK. Penindakan terbaru menjadi sinyal kuat bahwa KPK tengah memperluas pengusutan hingga ke lingkaran kerabat kepala daerah.****





