Fajarasia.id – Penyerang senior Brasil, Neymar, memastikan perjalanan panjangnya bersama tim nasional telah berakhir. Bintang berusia 34 tahun itu menegaskan tidak akan lagi mengenakan seragam Selecao setelah berakhirnya Piala Dunia 2026, sekaligus mengakhiri kiprahnya di level internasional yang telah berlangsung selama 16 tahun.
Dalam wawancara dengan Esporte Record yang dikutip UOL Esporte, Rabu (29/7), Neymar mengaku telah mantap mengambil keputusan tersebut. Ia menyebut seluruh impian dan pengabdiannya bersama tim nasional telah tercapai.
“Kurasa masa-masa indah bersama tim nasional Brasil sudah selesai. Saya sudah mengukir sejarah di sana dan saya sangat bahagia dengan hal itu,” ujar Neymar.
Keputusan tersebut menandai berakhirnya perjalanan salah satu pemain paling berpengaruh dalam sejarah sepak bola Brasil. Sejak menjalani debut pada 2010, Neymar tampil dalam 130 pertandingan bersama Selecao dengan catatan 80 gol dan 59 assist di berbagai ajang internasional.
Laga terakhirnya bersama Brasil terjadi pada babak 16 besar Piala Dunia 2026 saat Selecao harus mengakui keunggulan Norwegia dengan skor 1-2. Dalam pertandingan tersebut, Neymar sempat mencetak satu-satunya gol Brasil meski hanya bermain selama 23 menit.
Meski secara usia masih berpeluang tampil di Copa America 2028, Neymar menegaskan tidak memiliki keinginan untuk kembali membela negaranya. Ia merasa telah memberikan seluruh kemampuan dan dedikasinya selama berseragam kuning-hijau.
“Saya mendapatkan banyak pengalaman di sana. Saya sudah memberikan segenap hati dan seluruh hidup untuk timnas Brasil. Saya selalu berjuang untuk jersey kuning itu, tetapi kurasa saya tidak menginginkannya lagi,” katanya.
Keputusan pensiun dari tim nasional diyakini akan membuat Neymar lebih fokus menjalani karier di level klub bersama Santos. Langkah tersebut juga dipandang sebagai upaya menjaga kondisi fisiknya setelah dalam beberapa musim terakhir kerap dibayangi cedera yang menghambat penampilannya.
Dengan berakhirnya kiprah Neymar, Brasil memasuki babak baru dalam proses regenerasi tim. Sementara bagi Neymar sendiri, keputusan itu menjadi penutup perjalanan internasional yang diwarnai berbagai pencapaian, rekor individu, serta peran pentingnya sebagai salah satu ikon sepak bola Brasil dalam satu setengah dekade terakhir.***





