Waka Komisi IX DPR Kritik SPPG Dekat Peternakan Babi di Sragen: BGN Dinilai Kecolongan

Waka Komisi IX DPR Kritik SPPG Dekat Peternakan Babi di Sragen: BGN Dinilai Kecolongan

Fajarasia.id   – Wakil Ketua Komisi IX DPR RI, Yahya Zaini, menyoroti polemik keberadaan satuan pelayanan pemenuhan gizi (SPPG) di Dukuh Kedungbanteng, Banaran, Sragen, yang lokasinya bersebelahan dengan peternakan babi. Ia menilai Badan Gizi Nasional (BGN) kecolongan dalam memberikan persetujuan lokasi pembangunan fasilitas tersebut.

“Ini bukti BGN kurang cermat dan tidak hati-hati dalam memberikan persetujuan lokasi. BGN kecolongan,” kata Yahya Zaini kepada wartawan, Jumat (9/1/2025).

Politisi Golkar itu mempertanyakan kredibilitas tim survei BGN. Menurutnya, sejak awal seharusnya lokasi tersebut tidak disetujui karena berdekatan dengan peternakan babi yang berpotensi menimbulkan keresahan masyarakat.

“Semestinya dari awal sudah diketahui kalau lokasi dekat peternakan babi. Harusnya diminta mencari lokasi lain yang lebih aman,” tegasnya.

Yahya meminta agar persetujuan lokasi SPPG segera dievaluasi. Bahkan, ia mendorong agar tim survei yang dianggap lalai diberikan sanksi.

Yahya menambahkan, keberadaan SPPG di lokasi tersebut bisa membuat masyarakat ragu terhadap manfaat program gizi. “Jangan sampai MBG dari SPPG terdampak dari peternakan babi itu,” ujarnya.

Sebelumnya, BGN telah memediasi pihak SPPG dengan pemilik peternakan babi. Hasilnya, fasilitas SPPG akan dipindahkan ke titik lain di Kecamatan Sambungmacan, Sragen.

Ketua Satgas MBG Pemkab Sragen, Suroto, menyebut relokasi ini sudah sesuai kesepakatan bersama. Ia menegaskan, keberadaan SPPG tidak boleh mematikan usaha masyarakat sekitar, melainkan harus mendukung pemberdayaan ekonomi.

“Sesuai arahan Presiden, keberadaan SPPG jangan sampai mematikan usaha satu sama lain. Justru harus bisa mengembangkan pemberdayaan,” kata Suroto.

Dengan relokasi ini, diharapkan polemik bisa segera mereda dan program pemenuhan gizi tetap berjalan optimal tanpa menimbulkan keresahan warga.

Pos terkait