Unit Kesehatan Sekolah Diminta Dilibatkan dalam Program MBG

Unit Kesehatan Sekolah Diminta Dilibatkan dalam Program MBG

Fajarasia.id – Ikatan Dokter Indonesia (IDI) mengusulkan agar Unit Kesehatan Sekolah (UKS) dilibatkan dalam Program Makan Bergizi Gratis (MBG). Ini dimaksudkan agar dapat mengoptimalkan keberhasilan program ini sekaligus mempromosikan peran UKS yang selama ini kurang berperan.

“UKS harus bisa difungsikan untuk bisa melakukan monitoring dan evaluasi pertumbuhan anak-anak,” kata Koordinator Forum Komunikasi IDI dr. Zul Asdi Jumat (10/1/2025).

Ia menambahkan Program MBG perlu dijaga dengan pemantauan yang cermat. Dalam hal pengaturan gizi anak, program ini dapat disesuaikan dengan berat badan dan tinggi badan mereka.

Ia mengingatkan bahwa pengaturan gizi anak harus terukur oleh ahli gizi. Ini agar mencegah terjadinya kelebihan gizi yang dapat berdampak buruk.

“Aktivitas anak-anak juga diatur, diprogramkan untuk ditingkatkan. Karenanya, setiap anak tidak harus sama,” ujarnya.

Ia juga menyoroti pentingnya evaluasi berkelanjutan program ini, seperti menghabiskan makanan dan performa anak-anak dari waktu ke waktu. Ia berharap program ini dapat memberikan efek positif terhadap kesehatan anak-anak, terutama dalam mengatasi masalah stunting.

Sementara , Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Dadan Hindayana memastikan akan terus mengevaluasi pelaksanaan Program MBG setiap hari. Ia menekankan pentingnya pengawasan bersama dan pengadaan yang terpusat untuk memastikan program ini berjalan efektif di seluruh daerah.

Dadan menegaskan pengadaan Program MBG akan tetap berada di bawah kendali BGN untuk menjamin kualitas dan keberlanjutannya. Program MBG resmi dimulai pada 6 Januari 2025.****

Pos terkait