Fajarasia.id – Presiden Amerika Serikat Donald Trump kembali melontarkan kritik pedas terhadap Ukraina. Ia menyebut kepemimpinan Ukraina “nol terima kasih” atas dukungan Washington dalam menghadapi invasi Rusia.
Pernyataan itu disampaikan Trump lewat Truth Social, bertepatan dengan pertemuan delegasi AS dan Ukraina di Jenewa membahas proposal penghentian perang.
Trump mengaku frustrasi atas konflik yang tak kunjung selesai, berbeda dengan janji kampanyenya yang sesumbar bisa menghentikan perang dalam 24 jam. Upaya diplomasi yang ia dorong sejauh ini hanya menghasilkan sedikit kemajuan.
Dalam unggahannya, Trump juga menyerang Joe Biden dan negara-negara Eropa yang masih membeli minyak Rusia. Ia menuding Biden memberi senjata ke Ukraina “gratis, gratis, gratis,” sementara jarang mengkritik langsung Presiden Rusia Vladimir Putin.
Komentar Trump memicu kritik internal partai, terutama terkait rencana 28 poin di Jenewa yang dinilai memberi keuntungan bagi Rusia.
Sementara itu, Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky berkali-kali menegaskan rasa terima kasih atas bantuan militer besar dari AS yang digunakan untuk melawan pasukan Rusia di garis depan.






