Fajarasia.id – PT Hutama Karya (Persero) menempati peringkat ke-206 dalam daftar Fortune Southeast Asia 500 edisi 2026. Capaian ini menegaskan posisinya sebagai salah satu korporasi paling tangguh di kawasan sekaligus satu-satunya BUMN infrastruktur yang konsisten masuk daftar bergengsi tersebut selama tiga tahun berturut-turut.
Di tingkat nasional, Hutama Karya berada di peringkat ke-16 di antara BUMN dan ke-40 dari seluruh perusahaan Indonesia lintas industri. Keunggulan perusahaan terlihat bukan hanya dari pendapatan, tetapi juga dari kualitas laba dan aset yang menempatkannya lebih tinggi di papan regional.
Sepanjang tahun fiskal 2025, Hutama Karya membukukan pendapatan Rp 25,13 triliun dengan laba bersih tumbuh 15,9 persen menjadi Rp 3,08 triliun. Total aset mencapai Rp 189,09 triliun. Margin laba bersih yang menguat hingga 12 persen menunjukkan efisiensi operasional dan struktur permodalan yang sehat.
Direktur Keuangan Hutama Karya Eka Setya Adrianto menegaskan capaian ini lahir dari disiplin pengelolaan keuangan, manajemen risiko terukur, dan optimalisasi portofolio investasi. “Yang membanggakan bukan sekadar masuk daftar, melainkan kualitas pencapaiannya,” ujarnya, Sabtu (20/6).
Kepemimpinan Hutama Karya di sektor konstruksi ditopang proyek strategis nasional seperti Tol Trans Sumatera sepanjang 1.042 km, pembangunan infrastruktur di Ibu Kota Nusantara, bendungan, sistem air minum, hingga perluasan portofolio melalui skema KPBU termasuk Jalan Trans Papua.
Dengan kepemilikan penuh oleh pemerintah dan berada dalam ekosistem Danantara, Hutama Karya menegaskan komitmennya mendukung transformasi ekonomi nasional, termasuk pengembangan infrastruktur hijau dan penguatan konektivitas ASEAN.***





