Fajarasia.id – Anggota Timwas Haji DPR, Saan Mustopa, meninjau pemondokan jemaah haji Indonesia di Makkah menjelang fase puncak ibadah haji (Armuzna).
Dalam kunjungan tersebut, Saan menyoroti peningkatan pelayanan haji tahun ini, khususnya distribusi kartu Nusuk dan pendataan jemaah. Ia mengapresiasi perbaikan manajemen yang membuat jemaah lebih tenang dibandingkan tahun-tahun sebelumnya. “Dulu banyak yang belum dapat Nusuk saat tiba di Makkah, kini distribusi relatif tuntas sebelum keberangkatan,” ujarnya melalui rilis yang diterima Redaksi pada Minggu (24/5).
Menjelang keberangkatan ke Arafah, Saan mengingatkan jemaah menjaga kondisi fisik di tengah suhu Makkah yang mencapai 45–46 derajat Celsius. “Yang paling penting jaga kesehatan dan istirahat cukup agar stamina fit saat puncak ibadah,” katanya.
Dalam peninjauan di Tower 905, Saan juga menindaklanjuti keluhan jemaah terkait adanya yang merokok di lorong hotel hingga memicu alarm kebakaran. Ia menegaskan tindakan itu membahayakan, terutama bagi lansia dan jemaah dengan riwayat penyakit jantung. “Kalau tidak bisa menahan, lebih baik merokok di luar hotel, bukan di lorong,” tegasnya.
Selain itu, Saan mengingatkan pentingnya solidaritas dan toleransi antarjemaah. “Dalam situasi seperti ini kita tidak boleh egois. Ingat ada lansia dan yang sakit, semua ingin beribadah dengan tenang,” tutupnya.(Ess)





