Fajarasia.id – Resepsi Milad ke-113 Muhammadiyah tingkat Kalimantan Selatan sekaligus peringatan 1 Abad Muhammadiyah Alabio berlangsung meriah di Lapangan Pondok Pesantren Nurul Amin Alabio, Minggu (23/11/2025). Ketua Pimpinan Pusat Muhammadiyah, Muhadjir Effendy, hadir langsung dan mengajak ribuan jamaah untuk berselawat bersama.
“Selawatan ini penting, sebagai tanda suka cita kita merayakan Milad ke-113 dan 100 tahun kehadiran Muhammadiyah di Kalimantan Selatan,” ujar Muhadjir.
Muhadjir memimpin selawat “Assalamualaika ya Rasulullah” atau “Roqqota Aina” yang dipopulerkan Maher Zain. Ribuan tamu undangan berdiri dan mengikuti lantunan doa serta pujian kepada Nabi Muhammad SAW.
“Muhammadiyah itu boleh berselawat. Jangan takut. Justru memperbanyak selawat itu baik, apa pun caranya,” tegasnya.
Dalam sambutannya, Muhadjir menekankan pentingnya momentum 110 tahun kehadiran Muhammadiyah di Kalimantan Selatan sebagai titik perenungan. Ia mengajak warga Muhammadiyah untuk terus melanjutkan perjuangan para pendahulu dengan memperbesar peran organisasi di bidang dakwah, pendidikan, kesehatan, dan sosial.
“Allah akan menambah nikmat dan berkah bagi kita semua jika kita bersyukur,” ucapnya.
Muhadjir menegaskan bahwa Muhammadiyah kini tidak hanya bergerak di bidang dakwah, tetapi juga menjadi kekuatan ekonomi yang menyejahterakan bangsa. Hal ini sejalan dengan rekomendasi Muktamar ke-47 di Makassar yang menetapkan gerakan ekonomi sebagai program prioritas.
- PWM Kalimantan Selatan telah memproduksi air mineral Muhammadiyah sebagai bentuk komitmen ekonomi.
- Di bidang kesehatan, Muhammadiyah meluncurkan produk infus Suryavena yang kini digunakan di seluruh rumah sakit Muhammadiyah.
- Bahkan, rencana pembangunan pabrik infus tengah dijajaki agar produk tersebut bisa dipasarkan lebih luas.
Dengan berbagai langkah strategis, Muhadjir menegaskan bahwa Muhammadiyah hadir bukan hanya sebagai gerakan dakwah, tetapi juga sebagai pilar kesejahteraan bangsa.
“Muhammadiyah sekarang memilih tambahan pilar gerakan yaitu ekonomi. Ini bukti bahwa Muhammadiyah adalah kekuatan yang menyejahterakan bangsa,” tutupnya.





