Seskab Buka Ratas, Presiden Prabowo Bahas 600 Hunian untuk Korban Banjir Aceh

Seskab Buka Ratas, Presiden Prabowo Bahas 600 Hunian untuk Korban Banjir Aceh

fajarasia.id – Sekretaris Kabinet (Seskab) Teddy Indra Wijaya membuka rapat terbatas yang dipimpin Presiden Prabowo Subianto, Kamis (1/1/2026). Agenda utama rapat ini membahas pembangunan 600 unit hunian sementara bagi warga terdampak banjir di Kabupaten Aceh Tamiang.

Dalam siaran langsung Sekretariat Presiden, Teddy menjelaskan rapat ini merupakan bagian dari rencana besar pembangunan 15 ribu rumah hunian sementara (Huntara) oleh BPI Danantara Indonesia. Dari jumlah tersebut, 12 ribu unit akan dibangun di Aceh, 2 ribu di Sumatera Utara, dan 500 di Sumatera Barat.

“Telah hadir 10 menteri Kabinet Merah Putih serta 15 Direktur Utama BUMN untuk meninjau 600 hunian dari total 15 ribu yang akan dibangun,” ujar Teddy.

Sebanyak 600 unit Huntara tahap pertama dibangun di Kabupaten Aceh Tamiang. Hunian ini dijadwalkan diserahkan kepada pemerintah daerah pada 8 Januari 2026. Selain rumah, fasilitas pendukung juga disiapkan, mulai dari taman bermain, jaringan wifi, 14 dapur umum, hingga 120 unit toilet dan kamar mandi.

Rapat turut melibatkan Gubernur Aceh Muzakir Manaf, Wakil Gubernur Fadhlullah, serta Bupati Aceh Tamiang Armia Fahmi. Diskusi difokuskan pada progres pembangunan dan koordinasi lintas wilayah agar penyaluran bantuan berjalan lancar.

Presiden Prabowo Subianto juga melakukan kunjungan kerja langsung ke Aceh Tamiang untuk meninjau lokasi pembangunan. Turut mendampingi sejumlah menteri, di antaranya Menko Infrastruktur Agus Harimurti Yudhoyono, Mendagri Tito Karnavian, Menhan Sjafrie Sjamsoeddin, serta Mensesneg Prasetyo Hadi.

Pembangunan Huntara ini diharapkan menjadi langkah nyata pemerintah dalam mempercepat pemulihan pascabencana. Selain menyediakan tempat tinggal layak, program ini juga menekankan pentingnya fasilitas sosial agar masyarakat bisa kembali beraktivitas dengan aman dan nyaman.

Pos terkait