Fajarasia.id – PSIM Yogyakarta menunjukkan mental juara setelah berhasil melunasi defisit tiga gol dan menahan Bali United dengan skor 3-3 pada laga pekan ke-22 BRI Super League 2025/2026 di Stadion Sultan Agung, Bantul, Senin malam.
Laskar Mataram sempat tertinggal lewat gol Thijmen Goppel, Tim Receveur, dan Irfan Jaya. Namun, dukungan penuh publik tuan rumah memacu kebangkitan PSIM.
Gol Savio Sheva membuka harapan, sebelum Bali United dipaksa bermain dengan 10 pemain akibat kartu merah Joao Ferrari. Ricky Fajrin kemudian mencetak gol bunuh diri, dan Franco Ramos Mingo memastikan skor imbang lewat gol dramatis di menit 90+1.
Hasil ini membuat PSIM tetap di posisi ketujuh klasemen dengan 33 poin, sementara Bali United berada empat strip di bawah dengan selisih empat poin.
Pelatih Bali United, Johnny Jansen, mengaku kecewa karena timnya gagal mempertahankan keunggulan. Sebaliknya, pelatih PSIM, Jean-Paul van Gastel, menilai anak asuhnya menunjukkan kualitas dan mentalitas kuat meski masih perlu memperbaiki komunikasi antar pemain.
PSIM selanjutnya akan bertandang ke PSBS Biak pada Jumat (27/2), sementara Bali United menjamu Persijap Jepara sehari kemudian.***




