Fajarasia.id – Presiden Prabowo Subianto memutuskan tidak menghadiri KTT Rusia–ASEAN yang digelar di Rusia. Keputusan ini diambil karena Kepala Negara ingin lebih fokus menyelesaikan berbagai urusan dalam negeri.
Hal tersebut disampaikan Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi, Rabu 17 Juni 2026. “Yang pertama tentu beliau memiliki pertimbangan tersendiri, karena memang masih banyak hal yang beliau ingin fokus untuk diselesaikan di dalam negeri,” ujarnya.
Prasetyo menambahkan, Presiden Prabowo merasa telah banyak berdiskusi dengan para pemimpin ASEAN saat agenda di Filipina, termasuk dengan Presiden Rusia Vladimir Putin. “Yang kedua juga dengan para pimpinan tinggi di negara-negara ASEAN beberapa waktu yang lalu juga beliau hadir di Filipina, banyak juga yang sudah didiskusikan. Termasuk hubungan bilateral dengan negara sahabat terutama Rusia,” jelasnya.
Sebelumnya, sorotan publik muncul terkait intensitas kunjungan luar negeri Presiden Prabowo. Sejak dilantik pada Oktober 2024 hingga Mei 2026, tercatat ada 54 kali perjalanan dinas luar negeri. Angka tersebut sempat dibandingkan dengan presiden-presiden sebelumnya, seperti Susilo Bambang Yudhoyono dan Joko Widodo.
Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya menegaskan, setiap kelebihan biaya perjalanan luar negeri selalu ditanggung secara pribadi oleh Presiden Prabowo.***





