Fajarasia.id – Presiden RI Prabowo Subianto dijadwalkan meresmikan groundbreaking 10 proyek hilirisasi secara serentak pada Rabu (29/4/2026). Acara dipusatkan di Cilacap, Jawa Tengah, tepatnya pada proyek pengembangan kilang minyak Pertamina.
Langkah ini menjadi bagian dari strategi pemerintah mempercepat industrialisasi berbasis sumber daya alam, meningkatkan nilai tambah, sekaligus memperkuat ketahanan energi nasional. Kepala BP BUMN sekaligus COO Danantara, Dony Oskaria, menyebut pembangunan kilang di Cilacap dan Dumai diharapkan mampu mengurangi ketergantungan impor gasolin.
Salah satu proyek yang menjadi sorotan adalah hilirisasi batu bara menjadi Dimethyl Ether (DME) di Tanjung Enim, Sumatera Selatan. Proyek ini diharapkan menjadi substitusi LPG impor, mengingat kebutuhan energi domestik yang terus meningkat.
Selain itu, terdapat proyek pengolahan kelapa sawit menjadi biodiesel, fasilitas pengolahan rumput laut, produksi fillet ikan Tilapia, pengolahan pala dan kelapa, hilirisasi katoda tembaga, pengolahan aspal alam, hingga produksi baja dan stainless steel berbasis nikel.
Total 10 proyek ini melibatkan sejumlah BUMN besar seperti Pertamina, PTPN, MIND ID, Krakatau Steel, hingga ID Food. Pemerintah menargetkan hilirisasi dapat menjadi motor penggerak ekonomi baru sekaligus memperkuat posisi Indonesia dalam rantai pasok global.****





