Pelaku UMKM Binaan Bank NTT di Matim Pasarkan Produk Olahan Saat Kunker Gubernur NTT

Pelaku UMKM Binaan Bank NTT di Matim Pasarkan Produk Olahan Saat Kunker Gubernur NTT

Fajarasia.co – Para Pelaku Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) binaan Bank NTT dan Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Manggarai Timur (Matim) memasarkan produk olahan saat Kunjungan Kerja (Kunker) Gubernur Nusa Tenggara Timur (NTT) Viktor Bungtilu Laiskodat (VBL) di Desa Compang Ndjing, Kecamatan Borong, Sabtu, (16/04/2022).

Pantauan wartawan, sejumlah pelaku UMKM hasil binaan Bank NTT bersama kelompok Dekranasda Matim ini, memasarkan produk hasil olahan pangan lokal maupun hasil kerajinan tangan yaitu, kain tenun songket Manggarai serta beberapa jenis produk tenun lainnya.

Dalam kesempatan itu, pelaku UMKM mempresentasikan proses transaksi jual beli sejumlah produk UMKM hasil binaan Bank NTT. Misalnya, kopi dari lembah Colol dapat dilakukan melalui beberapa jenis aplikasi pembayaran online bekerja sama dengan Bank NTT. Adapun, aplikasi pembayaran online tersebut diantaranya OVO, LinkAja DANA, ShopeePay, Gopay dan Dompetku.

Selain kelompok UMKM binaan Bank NTT, pelaku UMKM PSE Paroki Santo Hubertus Sok juga ikut memasarkan produk. Jenis produk yang dipamerkan oleh komisi ekonomi Paroki tersebut diantaranya yaitu makanan ringan hasil olahan pangan lokal yaitu, Rebok Siko Seko Jagung dan beberapa jenis sayuran segar.

Sedangkan kelompok Dekranasda Matim juga memamerkan produk pangan lokal olahan dan karya kerajinan tangan kain tenun ikat songket Manggarai serta beberapa jenis produk tenunan lainnya.

Pantauan media, sejumlah produk UMKM tersebut dijejerkan rapi pada stand UMKM yang disediakan oleh Bank NTT.

Diantara stand UMKM Binaan Bank NTT itu, terdapat satu stand pamungkas yaitu Kedai KOPITO. Kedai ini merupakan salah satu stand yang sangat menonjol dengan aroma khas dan cita rasa Kopi Colol yang dipamerkan.

Andre Jasmine, barista KOPITO menjelaskan tiga brand Kopi Colol yang dipamerkan pada stand itu diantaranya yaitu roduk UMKM Kopi Poco Nembu, UMKM Kopi Rodak, dan UMKM Kopi Poong.

Tiga produk UMKM Kopi itu merupakan hasil kerjasama antara Bank NTT dengan BUMDes Poco Nembu dari Desa Colol, “Sedangkan biji kopinya terdiri dari empat jenis yaitu Juria, Yellow Caturra, Arabica, dan Robusta,” jelas Andre.

Barista KOPITO itu menjelaskan bahwa Ia bersama beberapa kelompok UMKM Kopi Colol mendapat banyak kemudahan hasil kerjasama antara Bank NTT, “Kemudahan kami yang pertama adalah akses jaringan dan pemasaran, bantuan alat dan modal. Selama ini kami jualan manual,” jelas Andre.

Ia menjelaskan sejak mendapat dukungan Bank NTT, akses pasar bagi UMKM Kopi di Colol semakin mudah dan luas, “Saat ini penjualan produk kopi Colol sudah sampai di seluruh penikmat kopi tanah air. Kami akui itu berkat dukungan dari Bank NTT,” kata Andre.

“Jangan Labuan Bajo, pemasaran kami bahkan sudah menjangkau hingga wilayah Sumatera. Kalimantan Timur, Kalimantan Barat, Papua, Bali, dan sejumlah wilayah lain di Indonesia,” ungkapnya.

Andre mengatakan maraknya promosi Kopi Colol saat berdampak terhadap tingginya permintaan pasar, “Permintaan juga semakin meningkat,” kata Andre. Ia mengungkapkan akibat tingginya permintaan pasar Kopi Colol, pihaknya bahkan kewalahan persediaan stok.

“Saat ini Kami kewalahan stok. Sekarang kami kebanjiran pesanan Kopi. Apalagi sekarang stok Kopi Colol mulai menipis. Tahun ini dari sisi produksi bahan mentah produk kopi menurun jika dibandingkan dengan tahun sebelumnya,” tutupnya.***

Pos terkait