Ojol Perempuan di May Day: Janji Potongan di Bawah 10 Persen Harus Segera Terwujud

Ojol Perempuan di May Day: Janji Potongan di Bawah 10 Persen Harus Segera Terwujud

Fajarasia.id – Harapan besar disampaikan pengemudi ojek online (ojol) perempuan dalam peringatan Hari Buruh Internasional (May Day) 2026 di Monumen Nasional, Jakarta, Jumat (1/5/2026). Mereka menunggu janji Presiden Prabowo Subianto untuk menurunkan potongan komisi aplikator menjadi di bawah 10 persen segera diwujudkan.

Novita Meliana Pratiwi (42), pengemudi ojol asal Pademangan, Jakarta Utara, mengaku potongan yang berlaku saat ini sangat memberatkan. “Kalau bisa benar-benar diturunkan jadi 10 persen atau di bawahnya. Sekarang ini berat sekali,” ujarnya. Novita menambahkan, selain potongan per perjalanan sekitar 20 persen, pengemudi juga dikenakan biaya tambahan harian sehingga total potongan bisa mencapai 40 persen.

Sebagai ibu tunggal yang menjadi tulang punggung keluarga, Novita berharap kebijakan baru segera diterapkan agar pendapatan lebih layak. Ia juga menyoroti pentingnya keselamatan bagi pengemudi perempuan, termasuk efektivitas fitur filter penumpang perempuan di aplikasi.

Suara serupa datang dari Inayah (35), pengemudi ojol asal Tanjung Priok. Ia menilai potongan tinggi membuat pengemudi harus bekerja lebih lama hingga malam hari. “Keselamatan juga penting, apalagi bagi perempuan. Kami berharap ada perhatian lebih dari pemerintah,” katanya.

Dalam pidatonya di May Day, Presiden Prabowo menegaskan tidak setuju dengan potongan 20 persen dan menekankan bahwa komisi aplikator harus berada di bawah 10 persen. Pernyataan itu disambut antusias ribuan pengemudi ojol yang hadir, termasuk Novita dan Inayah, yang berharap kebijakan tersebut segera direalisasikan demi kesejahteraan mereka.****

 

Pos terkait