Fajarasia.id – Aksi peringatan Hari Buruh Internasional (May Day) 2026 di depan Gedung DPR RI, Jakarta, Jumat (1/5/2026), berlangsung meriah dengan berbagai simbol protes yang mencuri perhatian publik. Ribuan massa dari Aliansi Gerakan Buruh Bersama Rakyat (Gebrak) dan Konfederasi KASBI memadati kawasan Jalan Gatot Subroto dengan atribut merah, spanduk, serta poster tuntutan.
Salah satu simbol yang mencolok adalah replika menyerupai figur asing berbaju hitam dengan wajah merah dan rambut kuning, ditempatkan di atas platform beroda. Selain itu, massa juga menghadirkan replika kapal nelayan beroda yang membawa pesan masyarakat pesisir Jakarta. Kapal tersebut dihiasi bendera dan spanduk bertajuk “8 Amarah Dari Teluk & Pesisir Jakarta” yang berisi tuntutan perlindungan ruang hidup nelayan serta penghentian proyek yang merugikan masyarakat pesisir.
Peserta aksi menegaskan bahwa perjuangan buruh tidak bisa dipisahkan dari isu lingkungan dan kehidupan masyarakat kecil. “Kami ingin menunjukkan bahwa persoalan buruh terkait dengan ruang hidup rakyat,” ujar Rizal (34), salah satu peserta aksi.
Ketua Umum KASBI, Sunarno, menyebut aksi ini sebagai desakan kepada DPR dan pemerintah agar segera membahas RUU Ketenagakerjaan baru pasca putusan Mahkamah Konstitusi terkait UU Cipta Kerja. “May Day adalah momentum perjuangan. Kami ingin kerja layak, upah layak, dan hidup layak bagi seluruh rakyat,” tegasnya.
Akibat membludaknya massa, arus lalu lintas di Jalan Gatot Subroto dialihkan ke sejumlah jalur alternatif. Hingga sore hari, demonstrasi berlangsung ramai namun tetap terkendali dengan pengawalan aparat keamanan.****





