Mardin Turkiye Siap Manjakan Turis Rayakan Idulfitri

Mardin Turkiye Siap Manjakan Turis Rayakan Idulfitri

Fajarasia.id – Kota Mardin di Türkiye, yang terkenal dengan warisan sejarah dan landmark budayanya yang kaya, bersiap untuk memanjakan pengunjung. Selama sembilan hari Idulfitri, yang dikenal sebagai Ramadhan Bayram, dari seluruh negara ingin menjelajahi keunikan setiap penjuru kota.

Dengan tingkat okupansi harian mencapai 90%, para penyedia jasa wisata dan pedagang di Mardin bersiap untuk perayaan ganda selama libur lebaran. Presiden Asosiasi Pariwisata dan Perhotelan Mardin (MARTOD), Özgür Gürgör, sebagaimana dikutip Anadolu Agency (AA) menyatakan Mardin mengalami momentum signifikan dalam pariwisata.

“Mardin sangat autentik, kota yang penuh symbol budaya dan agama. Tahun ini target kami sangat ambisius, menargetkan minimal 1 juta akomodasi,” katanya.

“Investor juga menunjukkan minat terhadap kota kami. Mereka melihat potensi di sini. Itu sebabnya kami sangat antusias. bahagia,” kata Gurgor menambahkan.

Ia menegaskan, mereka membuat awal signifikan di tahun baru, setelah mengalami musim terbaik dalam 10 tahun terakhir pada bulan Januari. Gürgör mencatat sedikit penurunan karena bulan Ramadhan dan pemilu, namun menyoroti lonjakan permintaan selama hari raya dan seterusnya.

Gürgör menyarankan mereka yang tertarik menjelajahi kota bersejarah untuk membuat reservasi lebih awal. Menurtunya permintaan yang signifikan, baik selama dan setelah liburan.

“Mardin meluap di musim semi. Permintaan untuk bulan April dan Mei sudah penuh. Tingkat hunian kami mencapai 95%. tingkat selama liburan,” ujarnya.

Can Aktaş, koordinator Madrasah Kasımiye dan dosen Departemen Bimbingan Pariwisata Fakultas Pariwisata Universitas Mardin Artuklu, menegaskan bahwa nilai-nilai budaya diutamakan di Mardin, salah satunya madrasah. Dibangun pada akhir abad ke-15 selama periode Artuqid, madrasah ini mencontohkan arsitektur Islam klasik dengan ukiran batu yang rumit, portal hiasan, dan ruang berbentuk kubah.

Awalnya didirikan sebagai pusat pendidikan Islam, madrasah ini berfungsi sebagai sekolah studi agama, mengajarkan berbagai disiplin ilmu seperti teologi, hukum dan bahasa Arab.

Aktaş mengungkapkan antisipasinya terhadap banyaknya pengunjung selama liburan, terutama dalam lingkup wisata budaya, dan menyebutkan persiapan mereka untuk liburan tersebut.

“Kami berusaha mempersiapkan madrasah untuk liburan dengan penataan taman dan konten. Tahun-tahun sebelumnya sudah seperti itu. Kami memiliki antrean di pintu masuk, mencoba membuat pengaturan untuk menangani intensitas ini,” katanya.****

 

Pos terkait