Magang Dokter di Jambi Disorot DPR: “Mirip Perbudakan”

Magang Dokter di Jambi Disorot DPR: “Mirip Perbudakan”

Fajarasia.id  – Kasus meninggalnya dokter magang dr Myta Aprilia Azmy di RSUD KH Daud Arif, Jambi, memicu kecaman keras dari Anggota Komisi IX DPR RI, Irma Suryani Chaniago. Ia menilai dugaan tidak adanya hari libur bagi dokter internship merupakan bentuk eksploitasi yang menyerupai “perbudakan” dan harus dibawa ke ranah hukum bila terbukti benar.

Irma menegaskan, pihak rumah sakit maupun dokter pembimbing wajib bertanggung jawab atas beban kerja berlebihan yang dialami Myta hingga berujung fatal. “Jika hasil investigasi Kemenkes benar, maka ini bukan sekadar kelalaian, melainkan kerja paksa yang menimbulkan korban jiwa,” ujarnya.

Kementerian Kesehatan sebelumnya mengungkapkan bahwa dokter magang di Kuala Tungkal tidak pernah mendapat hari libur, bahkan tetap diminta melakukan visite pada akhir pekan. Padahal aturan resmi membatasi jam kerja maksimal 40 jam per minggu dengan toleransi tambahan 20 persen.

Kasus ini menjadi peringatan keras bagi seluruh rumah sakit agar tidak lagi mengabaikan kesehatan dokter muda. DPR berencana memanggil Kemenkes untuk membahas evaluasi sistem internship dan memastikan tragedi serupa tidak terulang.****

Pos terkait