Fajarasia.id – Kepolisian Negara Republik Indonesia mengirim bantuan kemanusiaan dari Pemerintah RI untuk Warga Palestina. Kepala Divisi Hubungan Internasional (Kadiv Hubinter) Polri Irjen Krishna Murti mengatakan, Polri mengelola 26,5 ton dari 51,5 ton bantuan Pemerintah Indonesia untuk Warga Palestina.
Presiden RI Joko Widodo melepas langsung bantuan tersebut di Bandara Halim Perdanakusuma, Jakarta Timur, Sabtu (4/11/2023). “Dari total 51,5 ton barang yang dikirim Pemerintah Indonesia, sebanyak 26,5 ton di antaranya pengirimannya dikelola Polri,” kata Irjen Krishna usai pelepasan dalam keterangan tertulis, Minggu (5/11/2023).
Dia menjelaskan, bantuan 26,5 ton dikelola Mabes Polri dikirim menggunakan pesawat carteran disiapkan khusus Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo. “Bapak Kapolri telah menyiapkan penerbangan khusus Pesawat A-330 yang nanti petugasnya dipimpin saya,” ujar Irjen Krishna.
Pesawat pengangkut bantuan kemanusiaan untuk Palestina itu, kata dia, berangkat dan tiba bersamaan dengan dua Pesawat C-130 Hercules bernomor ekor A1327 dan A-1328. Dua Pesawat Hercules berasal dari Skuadron Udara 31 dan Skuadron Udara 32 TNI Aangkatan Udara (AU).
“Kami harus tiba di Bandara El-Arish (Mesir) empat jam dari perbatasan itu, pada tanggal 6 November, pukul 13.30. Artinya, kami harus menyesuaikan keberangkatan kami dan kedatangan kami dengan Pesawat Hercules,” ujar dia.
Dia mengatakan, bantuan kemanusiaan dikirim Mabes Polri itu terdiri dari 6,5 ton peralatan kesehatan dan obat-obatan dari Kementerian Kesehatan. Kemudian, 100 tenda pleton yang masing masing tenda dapat memuat 50 orang.
“Artinya, kalau 100 tenda pleton itu bisa memuat 5 ribu orang. Kami juga kirim bantuan selimut antidingin dan jaket karena akan memasuki Bulan Desember, suhunya pasti dingin di daerah Gaza,” kata dia.
Sebelumnya, Wakil Menteri Luar Negeri (Wamenlu) RI Pahala Mansury mengatakan, pengiriman bantuan kemanusiaan dari Pemerintah RI untuk warga Palestina di Gaza dibagi dua gelombang. “Gelombang pertama utamanya berasal dari masyarakat, Kementerian Kesehatan, dan TNI,” kata Pahala.
“Berupa alat-alat kesehatan, sanitasi, makanan, kantong tidur, dan perlengkapan musim dingin seberat total 51 ton.” Bantuan diterbangkan ke Jalur Gaza menggunakan dua Pesawat C-130 Hercules bernomor ekor A-1327 dan A1328.
“Pesawat tersebut membawa total 42 kru pesawat dan dua perwira menengah TNI dari Kementerian Pertahanan yang bertugas sebagai penghubung,” kata Pahala. Selain TNI, kata Pahala, Mabes Polri mengirimkan bantuan kemanusiaan ke Gaza menggunakan pesawat sewa Boing 737 Garuda Indonesia.
“Sebanyak tiga pesawat itu, diberangkatkan dari Halim Perdanakusuma Jakarta, Sabtu pagi. Dengan didampingi dua Pesawat Hercules cadangan,” ujar Pahala.
Pahala juga menjelaskan, rute penerbangan dalam misi kemanusiaan menuju Jalur Gaza itu. Yaitu, melintasi Lanud Halim Perdanakusuma (Jakarta)-Aceh-Yangon (Myanmar)-New Delhi (India)-Abu Dhabi (Uni Emirat Arab)-Jeddah (Arab Saudi)- El Arish (Mesir).
“Adapun bantuan gelombang kedua diperoleh melalui sumber pendanaan Lembaga Dana Kerja Sama Pembangunan Internasional (LDKPI) Kementerian Keuangan (Kemenkeu) RI,” katanya.*****





