KPK Panggil Eks Kajari Bekasi, Terkait Kasus Suap Ade Kuswara

KPK Panggil Eks Kajari Bekasi, Terkait Kasus Suap Ade Kuswara

Fajarasia.id  – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) kembali memanggil sejumlah pejabat kejaksaan dalam lanjutan penyidikan kasus suap yang menjerat Bupati Bekasi nonaktif, Ade Kuswara Kunang. Salah satu yang dipanggil adalah mantan Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Kabupaten Bekasi, Eddy Sumarman (ES).

“Benar, hari ini Jumat (9/1), KPK menjadwalkan pemeriksaan saksi atas nama ES, selaku Kepala Kejaksaan Negeri Kabupaten Bekasi,” ujar Juru Bicara KPK, Budi Prasetyo, kepada wartawan.

Selain Eddy, KPK juga memanggil dua pejabat lain di Kejari Bekasi, yakni RTM selaku Kepala Seksi Tindak Pidana Khusus, serta RZP yang menjabat Kepala Subseksi Penuntutan, Eksekusi, dan Eksaminasi. Menurut Budi, keterangan mereka dibutuhkan untuk mengurai alur dugaan suap yang melibatkan Ade Kuswara.

“Para saksi dibutuhkan keterangannya dalam lanjutan penyidikan perkara di Bekasi ini,” tambahnya.

Tiga Tersangka Sudah Ditetapkan

Dalam kasus ini, KPK telah menetapkan tiga orang sebagai tersangka:

  • Ade Kuswara Kunang (Bupati Bekasi nonaktif)
  • HM Kunang (ayah Ade Kuswara)
  • Sarjan (pihak swasta)

Ade dan HM Kunang diduga menerima uang ijon proyek senilai Rp 9,5 miliar. Plt Deputi Penindakan dan Eksekusi KPK, Asep Guntur Rahayu, menjelaskan uang tersebut diberikan sebagai jaminan proyek yang rencananya digarap tahun 2026.

“Total ijon yang diberikan oleh SRJ kepada ADK dan HMK mencapai Rp 9,5 miliar. Pemberian dilakukan dalam empat kali penyerahan melalui para perantara,” ungkap Asep.

Kasus ini menjadi perhatian publik lantaran melibatkan kepala daerah dan keluarganya. Praktik ijon proyek yang menyeret pejabat daerah dinilai mencederai kepercayaan masyarakat terhadap pemerintahan. KPK menegaskan akan terus menelusuri aliran dana dan pihak-pihak yang terlibat untuk memastikan proses hukum berjalan transparan.

Dengan pemanggilan saksi-saksi dari Kejari Bekasi, publik menanti langkah lanjutan KPK dalam membongkar jaringan suap yang disebut bernilai fantastis ini.

Pos terkait