Komisi VI DPR Pastikan Pembangunan Huntara di Batang Anai Berjalan Baik

Komisi VI DPR Pastikan Pembangunan Huntara di Batang Anai Berjalan Baik

Fajarasia.id  — Komisi VI DPR RI memastikan pembangunan hunian sementara (Huntara) bagi masyarakat terdampak banjir bandang di Kecamatan Batang Anai, Kota Padang, berjalan sesuai harapan. Wakil Ketua Komisi VI, Andre Rosiade, memberikan apresiasi atas kerja cepat Danantara yang mampu menyelesaikan 90 persen progres fisik bangunan hanya dalam delapan hari.

“Ini bukti nyata BUMN hadir dan bekerja efektif untuk rakyat,” ujar Andre saat memimpin kunjungan kerja spesifik Komisi VI ke Padang, Sumatera Barat.

Andre menegaskan, Huntara yang dibangun bukan sekadar tempat tinggal sementara, melainkan dirancang untuk memenuhi kebutuhan hidup masyarakat. Fasilitas olahraga, taman bermain anak, hingga ruang pertemuan turut disiapkan agar warga dapat kembali beraktivitas dengan nyaman.

Komisi VI DPR RI, lanjut Andre, akan terus mengawal penyelesaian pembangunan Huntara di seluruh wilayah Sumatera Barat. Berdasarkan data, masih dibutuhkan sekitar 500 unit tambahan untuk daerah Agam, Padang Pariaman, Tanah Datar, dan Kabupaten Lima Puluh Kota.

Wakil Gubernur Sumatera Barat, Vasko Ruseimy, menyampaikan terima kasih atas sinergi antara pemerintah pusat, DPR RI, BUMN, dan pemerintah daerah. Ia menilai pembangunan Huntara bukan hanya memberikan tempat berteduh, tetapi juga menghadirkan rasa aman, nyaman, serta perhatian terhadap aspek psikososial masyarakat terdampak.

“Alhamdulillah, terima kasih kepada Komisi VI yang sudah memberikan atensi lebih sehingga Huntara ini dapat terlaksana dengan baik,” kata Vasko.

Ia berharap pembangunan Huntara di lokasi lain seperti Kabupaten Agam dan Tanah Datar dapat segera rampung dengan kualitas yang sama, sehingga pemulihan kehidupan masyarakat pascabencana bisa berjalan menyeluruh.

Kunjungan Komisi VI DPR RI ini menegaskan komitmen parlemen dalam mengawasi percepatan pemulihan pascabencana di Sumatera Barat. Kehadiran Huntara menjadi bukti konkret kolaborasi negara melalui BUMN dalam menghadirkan solusi cepat, layak, dan manusiawi bagi masyarakat terdampak bencana.

Pos terkait