Fajarasia.id – Rencana pengadaan dua meja biliar senilai Rp486,9 juta untuk rumah dinas pimpinan DPRD Sumatera Selatan menuai sorotan. Kapoksi NasDem Komisi II DPR, Ujang Bey, menilai belanja tersebut tidak sejalan dengan kebutuhan pembangunan daerah.
“Di tengah situasi efisiensi anggaran, seharusnya belanja daerah diprioritaskan untuk mendukung pembangunan, bukan pengadaan meja biliar,” ujar Ujang, Selasa (10/3/2026). Ia menambahkan, penggunaan APBD yang tidak tepat berisiko melukai hati publik.
Menurutnya, masyarakat sulit menerima alasan bahwa meja biliar dapat menunjang aktivitas pimpinan DPRD. Ia juga mengingatkan agar kebijakan anggaran daerah tidak menimbulkan kegaduhan. “Arahan Presiden Prabowo jelas, efisiensi anggaran harus dimanfaatkan sebaik-baiknya,” tegasnya.
Sementara itu, Ketua DPRD Sumsel Andie Dinialdie menjelaskan bahwa pengadaan meja biliar masih dalam tahap perencanaan. Ia menyebut fasilitas tersebut nantinya bisa dimanfaatkan sebagai tempat alternatif latihan atlet biliar Sumsel.
Data Sistem Informasi Rencana Umum Pengadaan (SIRUP) LKPP menunjukkan rencana pengadaan meja biliar untuk ketua DPRD senilai Rp151 juta dan untuk wakil ketua III Rp335,9 juta.****




