Kapolres Ngada Ungkap Kronologi Tragedi Siswa Jeribuu

Kapolres Ngada Ungkap Kronologi Tragedi Siswa Jeribuu

Fajarasia.id – Kepala Kepolisian Resor Ngada, AKBP Andrey Valentino, memaparkan kronologi kematian seorang siswa yang ditemukan tergantung di kebun wilayah Jeribuu, Kabupaten Ngada, Kamis (29/1) siang.

Polisi menerima laporan sekitar pukul 13.00 WITA dan segera melakukan olah TKP. “Barang bukti yang ditemukan berupa selembar surat tulisan tangan dan pakaian milik korban,” ujar Andrey kepada RRI. Surat tersebut, menurut pengakuan ibu korban, memang ditulis oleh anaknya.

Andrey menegaskan tidak ada indikasi perundungan di sekolah, sementara faktor keluarga dan ekonomi menjadi perhatian penyidik. Korban diketahui tinggal bersama nenek, sementara sang ibu bekerja keras di kebun untuk menghidupi tiga anak lainnya. Administrasi kepindahan alamat yang belum diperbarui membuat korban tidak tercatat sebagai penerima bantuan sosial.

Kapolres mengingatkan masyarakat agar segera melaporkan kesulitan berat kepada aparat desa atau bhabinkamtibmas. “Solidaritas lingkungan sangat penting, karena persoalan ekonomi dan psikologis sering melatarbelakangi tragedi serupa,” tegasnya.

Kasus ini masih dalam pendalaman penyidik, dengan fokus pada faktor keluarga dan tekanan sosial-ekonomi yang dialami korban sebelum kejadian.

Pos terkait