Jelang Pemilu 2024, Kemenkominfo Ngaku Sudah Tangani Ribuan Hoaks Politik

Jelang Pemilu 2024, Kemenkominfo Ngaku Sudah Tangani Ribuan Hoaks Politik

Fajarasia.id –  Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemenkominfo) menyatakan, terus mengintensifkan patroli siber guna mengawasi konten negatif di ruang digital. Menkominfo Johnny G Plate mengatakan, pihaknya telah menangani ribuan hoaks terkait politik menjelang Pemilihan Umum (Pemilu) 2024.

“Kemenkominfo telah menutup 11 streaming TV radikal, 86 URL (situs web). Hingga 4 Januari 2023, Kemenkominfo telah melakukan penanganan konten sebanyak 1.321 hoaks politik,” kata Johnny dalam jumpa pers di Kantor Kemkominfo, Jakarta, Rabu (4/1/2023).

Johnny mengatakan, supaya pelaksanaan Pemilu 2024 tidak dipenuhi dengan politik pascakebenaran, atau post-truth sampai teknik propaganda ruang digital. Masyarakat diimbau mengedepankan kultur dan etika politik, menghormati para bakal calon peserta pemilu.

“Kami minta masyarakat untuk memanfaatkan ruang digital kita dengan lebih bertanggungjawab. Memanfaatkan ruang digital Indonesia untuk hal-hal yang bermanfaat, untuk meningkatkan kualitas pemilu,” ujarnya.

Guna mengantisipasi keamanan di ruang digital, Kemenkominfo bersama Polri telah melakukan penandatanganan nota kesepahaman, pada (3/10/2022). Melalui sinergitas tugas dan fungsi di bidang informatika, Kemenkominfo dan Polri menyepakati enam bidang ruang lingkup.

Enam ruang lingkup telah disepakati adalah pertukaran data dan informasi; pencegahan penyebar luasan dan penggunaan informasi elektronik; bantuan pengamanan. Selain itu, penegakan hukum; penyediaan dan pemanfaatan sarana dan prasarana.

Terakhir, yaitu peningkatan kapasitas dan pemanfaatan sumber daya manusia, atau SDM building.****

Pos terkait