Jasa Marga Sediakan 15 Titik Istirahat di Tol

Jasa Marga Sediakan 15 Titik Istirahat di Tol

Fajarasia.id – Jasa Marga menyediakan lima belas titik tempat beristirahat bagi para pemudik yang menggunakan roda empat di jalan tol. Lima belas Tempat Istirahat dan Pelayanan (TIP) tersebut berada di Ruas Tol Jagorawi, Jakarta-Tangerang, dan Cipularang-Padaleunyi.

Jasa Marga juga mendirikan dua belas Posko Kesehatan dan Posko Keamanan, bekerja sama dengan Dinas Kesehatan/Instansi setempat. Hal tersebut disampaikan Jasa Marga dalam keterangan tertulis, Rabu (3/4/2024).

“Mengoperasikan 10 titik Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum (SPKLU) dan menyiagakan layanan bengkel darurat dan pemberlakuan buka tutup rest area sesuai Diskresi Kepolisian. Untuk kesiapan layanan transaksi dengan optimalisasi gardu operasi, (Jasa Marga-red) mengoperasikan 166 mobile reader, mengaktifkan lajur transaksi darurat, penyiapan akses Km 99 Darangdan Ruas Cipularang sesuai izin Kementerian PUPR,” tulis Jasa Marga.

“Adapun kesiapan layanan lalu lintas dengan mengoperasikan tujuh armada rescue, 11 armada ambulan, 43 armada derek, 28 armada PJR, 33 armada mobile customer services, 697 unit cctv, 6 unit smart cctv dan 116 unit Dynamic Message Sign (DMS).”

Lima belas TIP tersebut rincian adalah sebagai berikut:

– Ruas Tol Jagorawi (Km 10 A, Km 35 A, Km 45 A, Km 38 B, KM 21 B);

– Ruas Jakarta-Tangerang (Km 13 A, Km 14 B); dan

– Ruas Cipularang-Padaleunyi (Km 72 A & B, Km 88 A & B, Km 97 B, Km 125 B, Km 147 A, Km 149 B)

Toilet Rest area Travoy Km 88 A & B Ruas Tol Cipularang juga ditambah sebanyak 81 buah dengan pelayanan selama 24 jam. Jasa Marga juga menambah stok bahan bakar kendaraan di SPBU.

Pihaknya menyediakan posko kesehatan bekerja sama dengan Baznas, BPJS Kesehatan Karawang dan Rumah Sakit Radjak Purwakarta. Untuk mengantisipasi kepadatan lalu lintas, Jasa Marga membatasi operasional kendaraan angkutan barang yang berlaku sebagai berikut:

– Pembatasan kendaraan dengan sumbu tiga atau lebih untuk kendaraan dengan kereta tempelan. Ini termasuk juga kereta gandengan, dan kendaraan pengangkut (tanah, batu, pasir, hasil tambang, dan bahan bangunan).

– Pemberlakuan arus mudik dimulai Jumat, 5 April, pukul 09.00 waktu setempat. Pemberlakuan tersebut sampai dengan arus balik pada Selasa, 16 April, pukul 08.00 waktu setempat.

Pembatasan ini melalui Keputusan Bersama antara Dirjen Perhubungan Darat Kementerian Perhubungan, Kepala Korps Lalu Lintas Polri, dan Dirjen Bina Marga Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR).****

Pos terkait