Fajarasia.id- Menteri Ekonomi dan Keamanan Meksiko akan mengunjungi AS untuk mencegah penerapan tarif perdagangan oleh pemerintahan Donald Trump. Mengutip laman CNA, Presiden Claudia Sheinbaum mengonfirmasi rencana kunjungan ini pada Senin (17/2/2025) kemarin.
Keputusan Trump menunda tarif terhadap Meksiko selama satu bulan sejak 3 Februari 2025, menjadi latar belakang kunjungan tersebut. Penundaan ini terjadi setelah Sheinbaum berjanji untuk mengirim lebih banyak pasukan ke perbatasan AS guna menangani penyelundupan narkoba.
Menteri Ekonomi Meksiko, Marcelo Ebrard, dan Menteri Keamanan, Omar Garcia Harfuch, dijadwalkan mengunjungi Washington minggu ini. Sheinbaum optimistis bahwa Meksiko dapat mencapai kesepakatan yang baik dengan pemerintah AS.
Sebelumnya, Trump menuduh Meksiko tidak cukup menangani migrasi ilegal dan penyelundupan fentanyl. Hal tersebut membuat Trump mengumumkan tarif 25 persen terhadap barang-barang Meksiko.
Sebagai respons awal, Sheinbaum mengancam akan melakukan tindakan balasan. Namun, beberapa hari kemudian, Trump menunda tarif setelah berbicara melalui telepon dengan Sheinbaum.
Sheinbanum kemudian setuju untuk mengerahkan 10.000 tentara tambahan ke perbatasan kedua negara. Sebagai imbalan, Meksiko meminta AS lebih tegas menindak penyelundupan senjata ke selatan, karena sering jatuh ke tangan kartel narkoba.
Meksiko seharusnya dilindungi dari tarif berdasarkan Perjanjian Amerika Serikat-Meksiko-Kanada (USMCA) yang berlaku mulai 1 Juli 2020. Perjanjian ini dijadwalkan untuk ditinjau kembali pada Juli tahun depan.
Namun, meski USMCA masih berlaku, Trump tetap mengancam akan menerapkan tarif terhadap Meksiko. Pemerintah Sheinbaum berusaha menjaga hubungan dagang yang stabil dengan AS dan menghindari dampak buruk terhadap perekonomian Meksiko.
Hal tersebut dilakukan terutama karena karena tarif AS berpotensi merugikan industri dalam negeri. Selain itu, keamanan perbatasan menjadi isu utama dalam hubungan kedua negara, Trump menjadikan imigrasi ilegal sebagai fokus kebijakan perdagangannya.
Untuk meredakan ketegangan dagang, Sheinbaum baru-baru ini mengusulkan substitusi impor dari Tiongkok dengan produk dalam negeri. Langkah ini bertujuan untuk meredakan kekhawatiran Washington terkait kemungkinan perusahaan-perusahaan Tiongkok menggunakan Meksiko sebagai jalur masuk ke AS.
Pemerintah Sheinbaum berharap dapat mencapai kesepakatan dengan AS secepatnya. Dengan kunjungan para menteri Meksiko ke Washington, mereka berusaha menghindari tarif yang dapat merugikan kedua belah pihak.***




