Fajarasia.id – Anggota Komisi III DPR RI, Habib Aboe Bakar Alhabsyi, menegaskan peran vital kepolisian dalam menjaga kelestarian lingkungan sekaligus memberantas peredaran narkoba di wilayah Hulu Sungai Tengah (HST), Kalimantan Selatan. Hal itu ia sampaikan saat agenda reses di Aula Polres HST, beberapa waktu lalu.
Di hadapan jajaran pejabat utama dan kapolsek se-HST, Habib Aboe mengingatkan pentingnya konservasi Pegunungan Meratus. Ia menekankan bahwa kerusakan hutan bisa menjadi pemicu bencana besar yang mengancam keselamatan masyarakat.
“Kita sudah mendapat pembelajaran berharga dari bencana di Sumatera dan Aceh. Saat hutan digunduli, bencana akan datang ke tengah masyarakat. Saya minta seluruh jajaran kepolisian di HST menjadi penjaga Meratus yang tangguh,” tegasnya, Selasa (23/12/2025).
Politisi PKS ini menambahkan, tidak boleh ada toleransi bagi pelaku perusakan lingkungan, khususnya di kawasan konservasi. Menurutnya, penegakan hukum harus dilakukan secara tegas dan konsisten demi melindungi “paru-paru dunia” yang ada di Kalimantan Selatan.
Selain isu lingkungan, Habib Aboe juga menyoroti maraknya peredaran narkotika di HST. Ia mengungkapkan keprihatinan atas banyaknya temuan sabu dan obat-obatan daftar G yang mulai merambah berbagai lapisan masyarakat.
“Narkoba berupa sabu dan obat-obatan daftar G sudah banyak dijumpai di tengah masyarakat. Ini sangat membahayakan generasi kita. Polri harus menerapkan zero tolerance. Jangan beri celah sedikit pun,” ujarnya.
Kunjungan kerja tersebut ditutup dengan diskusi interaktif bersama para kapolsek mengenai kendala lapangan. Habib Aboe berkomitmen membawa aspirasi dan kebutuhan penguatan infrastruktur keamanan Polres HST ke tingkat pusat.
Kapolres HST menyambut baik arahan tersebut dan menegaskan komitmennya untuk menindaklanjuti instruksi terkait pelestarian Pegunungan Meratus serta memperkuat operasi pemberantasan narkoba di wilayah Bumi Murakata.





