Dukung Industri Dalam Negeri, Bea Cukai Lakukan Dua Hal Ini

Dukung Industri Dalam Negeri, Bea Cukai Lakukan Dua Hal Ini

Fajarasia.id – Sebagai industrial assistance, Bea Cukai berkomitmen untuk mendukung industri dalam negeri melalui pelayanan di bidang kepabeanan dan cukai. Dukungan ini dilakukan dengan asistensi kepada pengguna jasa dan kerja sama dengan instansi terkait lainnya, seperti pemerintah daerah, stakeholder, dan kementerian/lembaga. Hal tersebut tecermin dalam kunjungan kerja yang dilakukan oleh Bea Cukai Bekasi dan Bea Cukai Tanjung Emas.

Kepala Subdirektorat Humas dan Penyuluhan Bea Cukai, Encep Dudi Ginanjar, mengungkapkan bahwa dukungan diberikan melalui bimbingan dan bantuan teknis mengenai proses ekspor dan impor. “Hal tersebut tecermin dari kunjungan kerja yang dilaksanakan oleh Bea Cukai Bekasi ke salah satu UMKM binaan Bea Cukai Bekasi, CV Gandasari Trading Crop,,” imbuhnya.

CV Gandasari Trading Crop adalah UMKM yang bergerak di bidang perdagangan komoditas kopi, mulai dari biji hingga kemasan siap minum. Perusahaan ini berhasil memasuki pasar global dengan produk unggulannya Purwacenx. Pembeli dari luar negeri biasa menyebutnya dengan Indonesian Ginseng. Produk tersebut merupakan salah satu minuman racikan warisan leluhur di Indonesia. Gandasari Coffee yang berbasis di Kota Bekasi, Jawa Barat, telah menunjukkan komitmen tinggi dalam menghasilkan kopi berkualitas tinggi yang memenuhi standar internasional.

Sementara itu, di Semarang, bentuk dukungan industri dilakukan melalui kunjungan audiensi PT Garuda Indonesia (Persero) tbk cabang Semarang ke Bea Cukai Tanjung Emas, pada Jumat (24/11). Audiensi dilakukan untuk memperkuat koordinasi dan sinergi antara Bea Cukai Tanjung Emas dan PT Garuda Indonesia dalam mendukung proses pengawasan dan pelayanan atas pengangkutan barang ekspor melalui Bandara Internasional Ahmad Yani.

“Kami berharap pemberian bimbingan teknis kepada pengguna jasa dan sinergi antarinstansi dapat meningkatkan pengetahuan sehingga meningkatkan kelancaran proses ekspor dan impor,” pungkas Encep.****

Pos terkait