Fajarasia.id – Anggota Komisi VI DPR RI Kawendra Lukistian meminta pemerintah mengambil langkah tegas terhadap perusahaan transportasi Green SM, atau yang dikenal sebagai “taksi hijau”, menyusul kecelakaan kereta di Bekasi Timur yang menewaskan belasan orang.
Kawendra menilai kendaraan taksi tersebut diduga menjadi pemicu awal insiden tragis. “Ini bukan sekadar insiden tunggal. Sudah beberapa kali ada laporan taksi ini terhenti di perlintasan kereta api dan banyak aduan masyarakat,” ujarnya di Jakarta, Rabu (29/4/2026).
Ia menekankan, perjalanan panjang transformasi layanan kereta api tidak seharusnya tercoreng oleh kelalaian pihak eksternal. Karena itu, ia mendorong pemerintah mengevaluasi secara menyeluruh operasional Green SM, bahkan mencabut izin perusahaan asal Vietnam tersebut bila terbukti melanggar aturan keselamatan.
Di sisi lain, Kawendra menyampaikan duka mendalam atas tragedi yang menewaskan 15 orang dan melukai 76 lainnya. “Insyaallah para korban husnul khotimah dan yang terluka diberi kekuatan,” katanya.
Kawendra berharap evaluasi ini menjadi momentum untuk memperketat pengawasan transportasi publik, sehingga keselamatan masyarakat tetap menjadi prioritas utama.****





