Fajarasia.id – Wakil Ketua Komisi IV DPR RI, Alex Indra Lukman, menyoroti fenomena kekosongan solar subsidi yang kini meluas ke berbagai daerah. Ia menegaskan, kelangkaan bahan bakar ini tidak boleh menghambat pendistribusian pupuk bersubsidi yang menjadi kebutuhan vital petani.
Alex menekankan, khusus di Sumatra Barat, kondisi makin sulit karena truk pengangkut pupuk harus memutar akibat perbaikan jalan nasional di Lembah Anai yang rusak diterjang banjir. “Angkutan distribusi pupuk subsidi layak diperlakukan setara dengan truk tangki Pertamina saat melintas di jalan terdampak bencana,” ujarnya, Senin (11/5/2026).
Ia menjelaskan, regulasi terbaru melalui Permentan Nomor 15 Tahun 2025 telah memangkas jalur distribusi pupuk langsung ke kios resmi di Lini 4. Namun, tantangan baru muncul akibat ketiadaan solar subsidi. “Jangan sampai ini jadi faktor penghambat petani mendapatkan pupuk tepat waktu,” tegasnya.
Ketepatan distribusi pupuk sangat penting karena jadwal pemupukan terkait usia tanaman. Keterlambatan bisa mengganggu hasil panen dan berimbas pada target swasembada pangan, yang merupakan bagian dari Asta Cita Presiden Prabowo Subianto.
Alex menambahkan, pasokan pupuk nasional sebenarnya sudah diatur dengan pembagian regional oleh PT Pupuk Indonesia dan anak perusahaannya. Namun, faktor eksternal seperti konflik di Timur Tengah bisa memengaruhi produksi pupuk global. Karena itu, antisipasi ketersediaan pupuk di Lini 4 harus terus dijaga.****





