Fajarasia.id — Anggota DPR RI Hindun Anisah meminta pemerintah memperketat pengawasan kesehatan hewan kurban menjelang Hari Raya Idul Adha. Ia menekankan, langkah ini penting untuk memastikan hewan yang diperdagangkan memenuhi standar kesehatan, kelayakan fisik, serta sesuai syariat Islam.
“Hewan kurban harus benar-benar bebas dari penyakit agar aman dikonsumsi masyarakat saat proses penyembelihan nanti,” ujar Hindun.
Menurutnya, lemahnya pengawasan berisiko meningkatkan peredaran hewan ternak yang sakit, merugikan masyarakat secara ekonomi, sekaligus berpotensi membatalkan keabsahan ibadah kurban. Ia secara khusus menyoroti ancaman penyakit mulut dan kuku (PMK) yang masih menghantui populasi sapi, kambing, dan domba.
Hindun mendorong pemerintah daerah melalui dinas peternakan untuk melakukan pemeriksaan fisik menyeluruh di pasar hewan, melengkapi setiap hewan dengan surat keterangan sehat dari dokter hewan, serta memperketat lalu lintas ternak antar-daerah.
Selain itu, ia mengimbau masyarakat agar lebih bijak dalam memilih hewan kurban. “Jangan hanya melihat harga dan ukuran, tetapi pastikan hewan tersebut sehat, tidak cacat, dan sesuai syariah. Kesadaran masyarakat adalah kunci, karena ibadah kurban bukan hanya soal kuantitas, tetapi juga kualitas dan keamanan,” tegasnya.***





