Fajarasia.id – Ketua RW 02 Kelurahan Jakasetia, Kecamatan Bekasi Selatan, Kota Bekasi, Edih (60), berharap Pemerintah Kota Bekasi menambah nominal dana hibah untuk rukun warga. Menurutnya, tambahan dana diperlukan guna memenuhi kebutuhan infrastruktur dan fasilitas lingkungan, mulai dari perbaikan jalan hingga pengadaan CCTV dan tenda kegiatan warga.
“Kalau bisa ditambah, supaya infrastruktur dan fasilitasnya lebih memadai,” ujar Edih, Senin (27/4/2026). Ia menjelaskan, aspirasi warga mencakup kebutuhan sarana pengelolaan data, keamanan, hingga fasilitas pendukung kegiatan masyarakat.
Dana hibah Rp100 juta yang sudah diterima RW 02 sebelumnya digunakan untuk melengkapi fasilitas dasar di enam RT, seperti tenda, sound system, kipas angin, CCTV, alat fogging, hingga bangku dan meja. Penggunaan anggaran dilakukan berdasarkan skala prioritas, bukan dibagi rata.
Selain fasilitas, perbaikan jalan lingkungan juga menjadi perhatian utama. “Jangan sampai di kota ini masih ada jalan tanah merah dan batu. Supaya lebih bagus lah kota ini,” tegas Edih.
Ia memastikan pengelolaan dana hibah dilakukan secara transparan dengan melibatkan pengurus RT, warga, dan karang taruna. Semua penggunaan anggaran dicatat dan dilaporkan lengkap sebagai bentuk pertanggungjawaban.
Program hibah Rp100 juta per RW sendiri kembali dijalankan Pemkot Bekasi pada 2026, menyasar 1.020 RW di 12 kecamatan. Wali Kota Bekasi, Tri Adhianto, bahkan membuka peluang peningkatan nominal hibah menjadi Rp150 juta setelah evaluasi pelaksanaan program.****





