Pesan Megawati: Kesejahteraan Buruh Pilar Keadilan Sosial

Pesan Megawati: Kesejahteraan Buruh Pilar Keadilan Sosial

Fajarasia.id – Menjelang peringatan Hari Buruh Internasional (May Day) 2026, Ketua Umum PDI-P sekaligus Presiden ke-5 RI, Megawati Soekarnoputri, menegaskan bahwa kesejahteraan buruh merupakan syarat mutlak bagi terwujudnya keadilan sosial. Ia mengajak seluruh pihak memaknai perjuangan buruh tidak hanya dari sisi ekonomi, tetapi juga melalui perspektif historis, ideologis, dan kebudayaan.

“Meningkatkan kesejahteraan petani, buruh, dan nelayan adalah prasyarat mutlak bagi tercapainya keadilan sosial demi kemajuan Indonesia Raya,” ujar Megawati dalam pesan video yang ditayangkan pada rangkaian kegiatan PDI-P, Senin (27/4/2026).

Dalam forum Focus Group Discussion bertema “RUU Ketenagakerjaan Baru dan RUU Perlindungan Pekerja Migran Indonesia dari Perspektif Pekerja/Buruh”, Sekjen PDI-P Hasto Kristiyanto menekankan pentingnya narasi pembebasan dalam perjuangan buruh. Ia menilai regulasi ketenagakerjaan ke depan harus memperkuat tanggung jawab negara dan konsolidasi industri nasional untuk menciptakan lapangan kerja.

Menteri Ketenagakerjaan Yassierli turut hadir dan menyampaikan bahwa pemerintah tengah menyiapkan RUU Ketenagakerjaan baru, terpisah dari UU Cipta Kerja, sesuai amanat Mahkamah Konstitusi. Regulasi ini akan mengedepankan partisipasi tripartit—pemerintah, pengusaha, dan serikat pekerja—serta mencakup ketentuan strategis seperti pembatasan masa PKWT maksimal lima tahun.

Puncak peringatan May Day 2026 oleh PDI-P akan digelar pada 3 Mei di GOR Otista, Jakarta Timur, dengan diikuti sekitar 2.000 buruh yang akan menyampaikan Manifesto Perjuangan Buruh.***

Pos terkait