Bantuan Beras Diperpanjang hingga Desember 2026

Bantuan Beras Diperpanjang hingga Desember 2026

Fajarasia.id  — Pemerintah memperpanjang program bantuan pangan beras hingga akhir 2026. Untuk menjalankan program tersebut, pemerintah menyiapkan anggaran sekitar Rp17 triliun.

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto mengatakan, bantuan beras kembali disalurkan untuk periode Oktober hingga Desember 2026. Penyaluran bantuan akan dilaksanakan oleh Perum Bulog.

“Jumlahnya tetap 30 kg. Anggarannya sekitar Rp17 triliun,” ujar Airlangga di Kantor Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian, Jakarta, Selasa (8/9/2026).

Dengan kebijakan tersebut, setiap penerima bantuan akan memperoleh total 30 kilogram beras untuk periode tiga bulan.

Pemerintah juga tengah mengkaji perubahan pola penyaluran. Jika sebelumnya bantuan diberikan sebanyak 10 kilogram setiap bulan, terdapat usulan agar jatah 30 kilogram langsung diberikan dalam satu paket.

Airlangga mengatakan, usulan tersebut disampaikan Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan. Namun, teknis pelaksanaannya masih akan dibahas bersama Bulog.

“Biasanya kan paketnya 10 kg, tetapi kemarin dari Menko Pangan mengusulkan supaya paketnya dijadikan satu di 30 kg. Nanti tentu teknisnya dari Bulog,” kata Airlangga.

Perpanjangan bantuan pangan tersebut menjadi bagian dari langkah pemerintah untuk menjaga daya beli masyarakat. Kebijakan ini juga disiapkan untuk menghadapi potensi dampak fenomena El Nino terhadap ketahanan pangan.

Program bantuan beras menyasar masyarakat berpenghasilan rendah yang masuk kelompok desil 1 hingga desil 4. Jumlah penerima diperkirakan mencapai lebih dari 33 juta orang.

Dengan jumlah penerima tersebut, kebutuhan beras untuk penyaluran bantuan hingga akhir 2026 diperkirakan berada di kisaran 900.000 ton hingga hampir 1 juta ton.

Pemerintah berharap bantuan tersebut dapat membantu memenuhi kebutuhan pangan masyarakat sekaligus menjaga stabilitas daya beli di tengah berbagai tantangan ekonomi dan pangan.****

Pos terkait