Fajarasia.id – Pemerintah melalui Kementerian Pekerjaan Umum (PU) terus melanjutkan pembangunan Jalan Trans Papua. Ruas yang kini dikerjakan adalah Jayapura-Wamena, tepatnya segmen Mamberamo-Elelim sepanjang 50,14 km yang menghubungkan Provinsi Papua dengan Papua Pegunungan.
Menteri PU Dody Hanggodo menegaskan pembangunan jalan dan jembatan menjadi fondasi untuk memperkuat konektivitas antarpusat pertumbuhan ekonomi. “Pengembangan jaringan jalan dan jembatan kami lakukan untuk membuka akses investasi, mendukung kawasan industri, mendorong pariwisata, dan memperkuat konektivitas,” ujarnya.
Ruas Jayapura-Wamena ini diharapkan memperlancar mobilitas masyarakat, menekan biaya logistik, serta menurunkan harga kebutuhan pokok di Papua Pegunungan. Manfaat langsung juga mencakup akses lebih cepat ke sekolah, fasilitas kesehatan, dan pelayanan pemerintahan.
Pembangunan melalui skema KPBU dengan mekanisme Availability Payment telah dimulai sejak Juli 2024 dan ditargetkan rampung November 2026. Hingga pertengahan Juli 2026, progres fisik mencapai 51,59%.
Tantangan utama pembangunan meliputi medan pegunungan curam, hutan lebat, curah hujan tinggi, serta potensi longsor. Mobilisasi alat berat dan material memerlukan penanganan khusus. Untuk mengatasi hal ini, digunakan teknologi survei RTK GNSS dan LiDAR, serta survei geoteknik detail.
Langkah mitigasi dilakukan dengan sistem drainase lereng, stabilisasi tebing, pemasangan penahan tanah, revegetasi, dan pemantauan berkala.
Pembangunan turut melibatkan tenaga kerja lokal sebanyak 116 orang atau 28% dari total pekerja. Hal ini menjadi bagian dari pemberdayaan ekonomi masyarakat sekitar.
Jalan Trans Papua sendiri merupakan proyek strategis nasional yang dicanangkan sejak 2015 dengan panjang total 3.535 km. Pada era pemerintahan sebelumnya, lebih dari 3.446 km telah berhasil dibangun, termasuk ruas Merauke-Boven Digoel dan Trans Papua Barat.
Dengan dilanjutkannya pembangunan ruas Jayapura-Wamena, pemerintah berharap konektivitas Papua semakin kuat, membuka keterisolasian wilayah pegunungan, dan menghadirkan kesejahteraan yang lebih merata bagi masyarakat.****





