Fajarasia.id – Suasana pengamanan aksi di depan Gedung DPR/MPR RI, Senayan, Kamis (27/8), diwarnai momen humanis ketika sejumlah personel kepolisian membeli dagangan tahu dari pedagang sekitar lalu membagikannya kepada warga. Rekaman video yang beredar di media sosial memperlihatkan petugas menghampiri pedagang, membeli tahu yang tersisa, kemudian membagikannya kepada masyarakat di lokasi.
“Warga silakan, boleh makan,” terdengar suara petugas dalam rekaman. Warga pun menikmati tahu tersebut di sela-sela aksi, sementara polisi tetap menjalankan tugas pengamanan. Interaksi sederhana itu menjadi gambaran pendekatan humanis yang diterapkan aparat di tengah dinamika demonstrasi.
Kapolres Metro Jakarta Pusat Kombes Reynold Hutagalung menegaskan pihaknya mengedepankan pola pelayanan humanis, komunikatif, dan kondusif. “Kami berharap seluruh penyampaian aspirasi masyarakat berlangsung tertib, situasi tetap nyaman, dan aktivitas masyarakat lainnya berjalan baik,” ujarnya.
Polisi juga membagi pengamanan ke dalam enam zona pelayanan di sekitar kompleks DPR/MPR RI, termasuk kawasan Senayan, Palmerah, hingga BPK RI. Strategi ini memastikan hak masyarakat menyampaikan aspirasi tetap terjaga tanpa mengganggu aktivitas warga lain.***





