Pemerintah Gelontorkan Rp200 Miliar untuk Pemulihan Pascagempa Flores

Pemerintah Gelontorkan Rp200 Miliar untuk Pemulihan Pascagempa Flores
{"remix_data":[],"remix_entry_point":"challenges","source_tags":["local"],"origin":"unknown","total_draw_time":0,"total_draw_actions":0,"layers_used":0,"brushes_used":0,"photos_added":0,"total_editor_actions":{},"tools_used":{"transform":2},"is_sticker":false,"edited_since_last_sticker_save":true,"containsFTESticker":false}

Fajarasia.id – Pemerintah pusat menyalurkan bantuan sebesar Rp200 miliar guna mempercepat pemulihan warga terdampak gempa di Flores, Nusa Tenggara Timur (NTT). Dana tersebut terdiri dari Rp20 miliar untuk setiap kabupaten terdampak dan Rp40 miliar untuk Pemerintah Provinsi NTT.

Presiden Prabowo Subianto menegaskan anggaran Rp20 miliar per kabupaten harus digunakan khusus untuk penanganan bencana. Petugas memastikan bantuan telah diterima dan mengingatkan agar tidak dialihkan untuk keperluan lain.

Gubernur NTT Emanuel Melkiades Laka Lena menyebut bantuan ini sangat membantu pemerintah daerah dalam mendukung pengungsi. Bahkan, Flores Timur yang terdampak erupsi Gunung Lewotobi juga mendapat alokasi dana.

Dalam penanganan kebutuhan sehari-hari, pemerintah daerah melibatkan masyarakat dan pelaku usaha lokal. Toko dan kios diminta tetap menyediakan kebutuhan dasar warga, sementara pembayarannya ditanggung pemerintah. Prioritas bantuan meliputi makanan, minuman, selimut, dan matras agar pengungsi tidak kesulitan memenuhi kebutuhan pokok.

Skema ini juga menjangkau wilayah sulit akses seperti Pulau Palue, dengan toko setempat tetap memberikan kebutuhan warga meski berada di daerah terpencil.****

Pos terkait