Bahlil Minta Golkar Siapkan Pasukan Udara

Bahlil Minta Golkar Siapkan Pasukan Udara

Fajarasia.id – – Ketua Umum DPP Partai Golkar Bahlil Lahadalia meminta jajaran partainya memperkuat jaringan Media dan Penggalangan Opini (MPO) hingga tingkat daerah.

Bahlil bahkan menyebut jaringan tersebut sebagai “pasukan udara” yang dinilai penting untuk menyampaikan berbagai pesan politik Golkar kepada masyarakat.

Hal itu disampaikan Bahlil saat memberikan arahan kepada jajaran Golkar se-Indonesia di Kantor DPP Partai Golkar, Jakarta, Selasa (18/8/2026).

Bahlil meminta Wakil Ketua Umum Partai Golkar Meutya Hafid segera membentuk dan memperkuat struktur MPO di seluruh tingkatan, mulai dari provinsi hingga kabupaten/kota.

“Untuk Ibu Meutya, karena musda-musda sudah selesai, saya meminta untuk MPO harus segera dibentuk di semua struktur di bawah. Provinsi, kabupaten/kota,” ujar Bahlil.

Menurut dia, keberadaan MPO menjadi penting untuk memastikan pesan dan kebijakan partai dapat tersampaikan secara efektif.

“Pasukan udara. Pasukan udara ini kalau tidak, waduh, bahaya kita,” katanya.

Bahlil Pernah Jadi “Bubur”

Dalam kesempatan tersebut, Bahlil juga mengungkapkan pengalamannya menghadapi derasnya kritik publik pada Januari 2025.

Ia menggambarkan kondisi yang dialaminya saat itu dengan perumpamaan menjadi “bubur ayam”.

“Saya sudah pernah merasakan betul pernah menjadi bubur ayam di 2025 Januari,” ujar Bahlil.

Menurut dia, pengalaman tersebut menjadi pelajaran bahwa komunikasi politik harus dikelola dengan baik. Sebab, pesan yang sebenarnya benar sekalipun dapat menimbulkan persoalan apabila disampaikan secara kurang tepat.

“Iya, benar pun kalau tidak mampu kita tata dengan baik, akan susah pesan itu tersampaikan. Apalagi kalau ada kelirunya,” katanya.

Minta Jaringan MPO Diperkuat

Bahlil kemudian meminta struktur MPO di daerah segera dibenahi. Struktur yang belum terbentuk diminta segera diadakan, sedangkan jaringan yang sudah tersedia harus diperkuat.

Ia juga meminta kader-kader yang aktif untuk mengisi struktur tersebut agar fungsi komunikasi partai berjalan optimal.

“Jadi saya minta untuk struktur kita di bawah harus segera direhabilitasi, yang belum ada segera diadakan, yang sudah ada diperkuat, yang tidak aktif segera cari yang aktif,” tutur Bahlil.

Bahlil menilai penguatan jaringan komunikasi tersebut diperlukan agar setiap kebijakan dan langkah politik Golkar dapat dipahami masyarakat dengan baik serta tidak mudah dipelintir oleh informasi yang keliru.****

Pos terkait