Fajarasia.id – PDI Perjuangan menegaskan komitmennya untuk mendukung terwujudnya generasi emas Indonesia melalui pemenuhan hak-hak dasar anak dalam momentum peringatan Hari Anak Nasional (HAN) 2026. Partai tersebut menilai anak-anak merupakan aset paling berharga yang akan menentukan masa depan bangsa.
Ketua DPP PDI Perjuangan Bidang Perempuan dan Anak, Bintang Puspayoga, mengatakan setiap anak berhak memperoleh layanan kesehatan, pendidikan yang berkualitas, serta lingkungan yang aman dan mendukung tumbuh kembangnya.
“Anak sebagai generasi penerus masa depan adalah sumber daya yang paling dibutuhkan oleh bangsa kita saat ini. Kita harus memastikan kesehatan mereka, pendidikan yang berkualitas, serta lingkungan yang baik,” ujar Bintang dalam keterangan tertulis yang diterima, Minggu (26/7/2026).
Menurut Bintang, pembangunan sumber daya manusia harus dimulai sejak usia dini dengan memastikan seluruh anak Indonesia memperoleh kesempatan yang sama untuk berkembang secara optimal.
Ia menilai sinergi antara pelayanan kesehatan dan pendidikan menjadi fondasi penting dalam membentuk generasi yang cerdas, produktif, serta mampu menghadapi tantangan masa depan.
Selain itu, Bintang menekankan pentingnya menciptakan lingkungan yang aman, nyaman, dan ramah anak. Menurutnya, suasana yang kondusif akan membantu membentuk karakter anak yang tangguh, berintegritas, dan memiliki kepedulian sosial.
“Semua upaya ini penting dilakukan untuk membentuk pribadi yang berkarakter demi mewujudkan cita-cita Indonesia Raya,” katanya.
Dalam peringatan Hari Anak Nasional tahun ini, DPP PDI Perjuangan Bidang Perempuan dan Anak juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersama-sama meningkatkan kepedulian terhadap pemenuhan hak-hak anak melalui semangat gotong royong.
Sebagai bentuk komitmen tersebut, PDI Perjuangan mengusung tema “Anak Sehat, Cerdas, dan Berkarakter untuk Indonesia Raya” sebagai fokus gerakan dalam peringatan HAN 2026.
Bintang berharap tema tersebut tidak hanya menjadi slogan, tetapi juga menjadi pengingat bahwa pembangunan bangsa harus dimulai dari investasi pada kualitas generasi muda.
Di akhir pernyataannya, mantan Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak itu mengapresiasi seluruh pihak yang telah berkontribusi dalam mendukung tumbuh kembang anak Indonesia.
Ia mengajak masyarakat terus menjaga komitmen bersama untuk menciptakan lingkungan yang memungkinkan setiap anak tumbuh sehat, memperoleh pendidikan yang layak, serta berkembang menjadi generasi penerus yang berkarakter dan mampu membawa Indonesia menuju masa depan yang lebih baik.***





