Wakil Menteri Ekonomi Kreatif Tantang Produk Lokal Jangan Hanya Jago Kandang, Berani Tembus Global

Wakil Menteri Ekonomi Kreatif Tantang Produk Lokal Jangan Hanya Jago Kandang, Berani Tembus Global

Fajarasia.id – Wakil Menteri Ekonomi Kreatif, Irene Umar, menantang pelaku industri kreatif Indonesia untuk tidak puas menjadi raja di negeri sendiri.

Ia menyerukan agar brand gim, kuliner, hingga board games karya anak bangsa berani menembus kancah internasional.

Pernyataan tersebut ia sampaikan saat Press Conference Ekraf x UniPin di ajang Indonesia Game Week (IGW) 2025, Jakarta, Sebagaimana dikutip Redaksi pada Selasa (12/8/2025), bertepatan dengan peluncuran gerakan Bangga Main Lokal.

Irene menegaskan, inisiatif ini adalah momentum strategis untuk menggabungkan kekuatan industri gim dan kuliner lokal demi memperkuat identitas bangsa di mata dunia.

“Dengan kolaborasi bersama brand-brand inilah, industri gim Indonesia dapat menembus pasar yang lebih luas. UniPin adalah ‘bendera merah putih’ kita di kancah global,” tegas Irene.

Apresiasi untuk Karya Kreatif Anak Bangsa
Irene menekankan pentingnya memberikan apresiasi pada seluruh karya kreatif lokal—mulai dari kuliner, gim digital, permainan tradisional, hingga board games.

Ia mencontohkan kolaborasi dengan merek kuliner seperti Makaroni Ngehe, Esteh Indonesia, dan Acaraki—produsen jamu yang berinovasi menghadirkan sparkling water hingga es krim berbasis jamu.

“Inilah soft power Indonesia. Saya akan terus mendorong untuk bangga dan mencoba karya anak bangsa. Indonesia tidak hanya punya gim digital, tapi juga board games karya kreator lokal, bahkan ada yang dibuat anak kecil bernama Sky, hingga ASN Kementerian Ekraf yang mengembangkan gim. Semua ini membuktikan bahwa gim adalah untuk semua orang,” ujarnya.

Integrasi Game Lokal dan Kuliner Nusantara

Kampanye Bangga Main Lokal: Kolaborasi Lintas Industri untuk Negeri menggabungkan dua sektor potensial—industri game dan kuliner lokal—dalam satu ekosistem kreatif.

Melalui konsep bundling dan promosi khusus, gamer bisa mendapatkan item eksklusif saat membeli produk F&B tertentu, sementara pelanggan F&B diperkenalkan pada gim karya developer lokal melalui kanal interaktif.

Program ini melibatkan pengembang seperti Anantarupa Studios, Lentera Nusantara, Gaco Games, dan Ikan Asin Productions, serta berbagai brand F&B yang siap mendukung kolaborasi kreatif.

Dalam IGW 2025, Irene hadir bersama Wakil Ketua Komisi VII DPR RI, Rahayu Saraswati, sebagai keynote speaker, menandakan dukungan penuh pemerintah bagi penguatan ekosistem industri kreatif nasional.

CEO UniPin, Ashadi Ang, menegaskan bahwa Bangga Main Lokal adalah komitmen nyata untuk menghubungkan pelaku industri lokal dengan pasar global.

“Kami ingin menjadi growth partner yang siap mendukung developer, publisher, maupun brand non-game untuk menembus pasar global. Kolaborasi lintas industri adalah kuncinya,” ujarnya.****

 

 

Pos terkait