Waka Komisi III DPR Sahroni  Minta Woodyrman Pembunuh WN Brunei Dideportasi

Waka Komisi III DPR Sahroni  Minta Woodyrman Pembunuh WN Brunei Dideportasi

Fajarasia.id –  Wakil Ketua Komisi III DPR RI Ahmad Sahroni meminta Mohamad Irman Ali (33) atau yang dikenal seorang ‘selebgram’ bernama Woodyrman dideportasi usai menganiaya WN Brunei Darussalam MHF (30) hingga tewas. Sahroni juga meminta agar Woodyrman di-blacklist agar tidak bisa kembali ke Indonesia.

“Sebaiknya segerakan dideportasi biar diproses hukum di negara yang bersangkutan, karena dua-duanya (pelaku dan korban) adalah WNA,” kata Sahroni saat dihubungi, Jumat (29/5/2026).

Bendum DPP NasDem ini juga meminta Woodyrman jangan boleh lagi masuk ke Indonesia. Bagaimanapun, kata dia, yang bersangkutan seorang pembunuh.

“Langsung di-blacklist, tidak boleh masuk RI lagi yang bersangkutan, alias di-ban karena melakukan pembunuhan di negara orang lain,” ucapnya.

Dia beralasan yang bersangkutan lebih baik langsung dideportasi agar tidak membuang-buang waktu. Kalau bisa, kata dia, dilakukan secepatnya.

“Iya kalau di Indonesia nanti memakan banyak waktu dan tetap harus koordinasi juga dengan negara Brunei, jadi lebih baik dideportasikan saja langsung, lebih cepat lebih baik,” ujar dia.

Seperti diketahui, adu mulut sesama warga negara asing (WNA) terjadi di Blok M, Jakarta Selatan (Jaksel). Peristiwa itu berlanjut menjadi penganiayaan hingga satu orang warga Brunei Darussalam MHF (30) meninggal.

Peristiwa berujung maut itu terjadi pada Rabu (6/5) pukul 03.30 WIB. Pelaku penganiayaan adalah Mohamad Irman Ali (33) dikenal seorang ‘selebgram’ bernama Woodyrman.

Mulanya korban yang tengah duduk di sekitar lokasi dihampiri beberapa orang. Dalam video yang beredar, tampak korban dan pelaku saling adu mulut.

Perdebatan keduanya berlanjut meski sempat dilerai beberapa orang. Pelaku kemudian memukul korban menggunakan botol kaca hingga korban terjatuh.

Korban dilarikan ke rumah sakit setelah terkapar. Setelah menjalani perawatan, korban dinyatakan meninggal dunia di RSPP pada Sabtu (16/5).****

Pos terkait