Venezuela Tuduh Serangan Rudal AS Hantam Permukiman Warga, Maduro Dikabarkan Ditangkap

Venezuela Tuduh Serangan Rudal AS Hantam Permukiman Warga, Maduro Dikabarkan Ditangkap

Fajarasia.id  – Pemerintah Venezuela menuduh Amerika Serikat (AS) melancarkan serangan rudal dan roket yang menghantam kawasan permukiman warga di ibu kota Caracas dan sejumlah wilayah sekitarnya. Menteri Pertahanan Venezuela, Vladimir Padrino Lopez, menyebut serangan itu dilakukan dari helikopter tempur milik AS dan menimbulkan korban di kalangan sipil.

“Pasukan AS yang menyerbu telah menodai tanah kami, bahkan sampai menyerang daerah permukiman yang dihuni warga sipil,” kata Lopez dalam pernyataan video yang dibagikan di media sosial, dilansir AFP, Sabtu (3/1/2026).

Lopez menegaskan Venezuela akan melakukan pengerahan besar-besaran seluruh kemampuan militer, baik darat, udara, laut, sungai, maupun rudal, untuk menghadapi intervensi AS. Ia menyebut pihak berwenang tengah mengumpulkan data korban luka dan tewas akibat serangan yang disebutnya sebagai “keji dan pengecut”.

Serangan dilaporkan mengenai kawasan Fuerte Tiuna, kompleks militer terbesar Venezuela di selatan Caracas, serta sejumlah wilayah di Miranda, Aragua, dan La Guaira. Ledakan menggema di Caracas sekitar pukul 02.00 dini hari, mengguncang jendela rumah warga dan memicu kepanikan.

Ledakan berlanjut hampir satu jam, disertai suara pesawat yang melintas di atas kota. Beberapa kawasan di Caracas mengalami pemadaman listrik. Lopez mengecam keras serangan AS yang disebutnya melanggar hukum internasional dan Piagam PBB.

Sementara itu, Wakil Presiden Venezuela Delcy Rodriguez mengakui pemerintah belum mengetahui keberadaan Presiden Nicolas Maduro dan Ibu Negara Cilia Flores setelah serangan dini hari tersebut.

Di sisi lain, Presiden AS Donald Trump mengumumkan melalui platform Truth Social bahwa negaranya berhasil melancarkan “serangan skala besar terhadap Venezuela”. Trump bahkan mengklaim Maduro dan istrinya telah ditangkap serta diterbangkan keluar negeri.

Pernyataan Trump menambah ketegangan di tengah situasi yang sudah genting. Hingga kini, belum ada konfirmasi independen terkait klaim penangkapan tersebut.

Serangan ini menambah eskalasi konflik yang berpotensi memicu kekacauan di kawasan Amerika Selatan. Venezuela menegaskan akan melawan setiap bentuk intervensi asing, sementara komunitas internasional menyoroti risiko besar terhadap warga sipil.

Pos terkait