Fajarasia.id – Sekretaris Daerah Provinsi NTB Lalu Gita Ariadi kembali dipanggil Kejaksaan Tinggi Provinsi NTB usai ibadah shalat Jumat (24/3/2023).
Sekda NTB diperiksa dalam kasus tambang pasir besi PT Anugrah Mitra Graha (PT AMG), di Kecamatan Pringgabaya, Lombok Timur.
Usai diperiksa sekitar enam jam sejak pukul 09.00 Wita pagi hingga pukul 17.00 Wita, Lalu Gita tidak terlalu banyak berkomentar.
“Gak ada. Santai-santai,” tutur Lalu Gita saat ditanyakan awak media, terkait pertanyaan yang diberikan oleh oleh penyidik Kejati NTB, Jumat (24/3/2023).
Dan Lalu Gita lebih menyarankan agar awak media menanyakan ke pada Penyidik maupun Jaksa.

Sementara terkait jumlah pertanyaan yang diberikan selama enam jam, Lalu Gita mengaku tidak menghitungnya.
Ketika ditanyakan terkait aliran dana yang mengalir di sejumlah pejabat pada kasus tambang pasir besi Lotim ini, Sekda NTB Lalu Gita tidak banyak komentar.
“Ikuti proses hukumnya saja,” tandas Lalu Gita.
Sebagai informasi, Sekda NTB Lalu Gita Ariadi sebelumnya sudah pernah diperiksa pada beberapa waktu lalu.
Dan pemanggilan ini merupakan kali ke duanya untuk Sekda NTB.
Sebelumnya, pemeriksaan perdana Sekda NTB dibarengi dengan Mantan Bupati Lotim Ali Bin Dachlan dan Bupati Lotim Sukiman Azmy, pada 13 Februari 2023 lalu.
Terbaru Kejati NTB telah menetapkan dua orang tersangka di kasus tambang pasir besi ini.
Yakni Kepala Dinas ESDM NTB, Zainal Abidin beserta salah seorang yang berasal dari PT AMG inisial RA pada 13 Maret 2023.
Sebelumnya sempat berdear info yang dimuat di media inilah.com dengan judul “Gubernur NTB Diduga terlibat Korupsi tambang di lombok timur” .
Dimana di situ di tulis, Dugaan kasus korupsi tambang pasir besi oleh PT Anugrah Mitra Graha (AMG) di Blok Dedalpak, Kabupaten Lombok Timur diperkirakan akan menyeret nama Gubernur Nusa Tenggara Barat (NTB) Zulkieflimansyah.
Penyidikan kasus ini masih berlanjut dan masih menyisakan banyak saksi yang bakal diperiksa oleh Kejaksaan Tinggi NTB.
“Kemaren seorang Kadis (Kepala Dinas) Pertambangan ditahan Kejati, karena disuruh cari uang Rp2 miliar. Akhirnya ditangkap dan akan menyebut nama Zulkieflimansyah,” kata sumber Inilah.com melalui pesan WhatsApp, Kamis (16/3/2023) yang lalu.
Namun , dengan berita tersebut,Gubernur NTB Dr Zulkieflimansyah langsung mengkalrifikasi di laman facebooknya mengatakan “Sdh semingguan ini, beberapa berita mulai konfrontatif menyerang dan mencari kesalahan2 saya.
Kadang dgn nara sumber yg di paksakan dan dicari2 dulu : seperti ada yg “mengolah” sehingga publik terkejut krn judul beritanya memang bikin stress :
Seperti berita inilah.com di bawah ini, menggiring opini seakan2 saya terlibat di kasus Peetambangan Pasir di Lotim :

( maklum ada salah satu Kadis kami yg tersandung kasus ini. Bahkan berdasarkan Nara sumber yg tidak di sebutkan namanya Pak Kadis saya akan menyebut nama saya krn menyuruh beliau nyari uang 2 M.
“Ampun deh” Pilkada masih jauh, dan baiknya di daerah kita politik – politik kotor saling menjatuhkan begini hrs kita hilangkan dari NTB ini.
Saling menjatuhkan, saling fitnah tak akan berbuah manis. Kita semua akan rugi. Dan buat media2 mesti lebih fair juga berani menyebut nara sumber, jgn asal2an apalagi memfitnah ” . Tulisnya.***




