Fajarasia.id – Warga Kabupaten Bekasi kini bisa memanfaatkan sampah rumah tangga untuk membayar biaya pembuatan maupun perpanjangan SIM dan SKCK melalui program Green Service yang diluncurkan Polres Metro Bekasi, Kamis (4/6/2026).
Program ini memungkinkan masyarakat menabung sampah seperti botol plastik, kardus, minyak jelantah, hingga tutup botol di bank sampah. Nilai tabungan kemudian dikonversi menjadi saldo untuk membayar layanan publik yang memiliki komponen PNBP.
Kasatlantas Polres Metro Bekasi Kompol Sugihartono menjelaskan, penimbangan sampah dilakukan setiap Senin–Jumat di 482 bank sampah yang tersebar di Kabupaten Bekasi. “Saldo tabungan sampah nantinya dapat digunakan membayar biaya layanan publik, termasuk SIM dan SKCK,” ujarnya.
Warga mengaku terbantu dengan program ini. Budiyono, warga Cikarang Selatan, mengatakan sampah yang dikumpulkan bisa mengurangi biaya pembuatan SIM. Hal senada disampaikan Joko Sunarto, warga Puri Cikarang Hijau, yang berhasil memperpanjang SIM hanya dengan menabung botol plastik.
Sugihartono menambahkan, program ini diharapkan mendorong kesadaran masyarakat untuk memilah sampah sekaligus mengurangi timbunan sampah di Bekasi. “Sampah tidak lagi dipandang sebagai limbah semata, melainkan memiliki nilai ekonomi yang bermanfaat bagi masyarakat,” katanya.***





