Fajarasia.id – Kualitas udara di Jakarta pada Rabu (25/2/2026) pagi tercatat masuk peringkat 9 dunia sebagai kota dengan udara terburuk, menurut data IQAir.
Pada pukul 05.00 WIB, indeks kualitas udara (AQI) Jakarta berada di angka 99, masuk kategori sedang. Kategori ini berarti tidak berpengaruh langsung pada kesehatan manusia maupun hewan, tetapi dapat berdampak pada tumbuhan sensitif dan nilai estetika.
Sebagai perbandingan, kota dengan kualitas udara terburuk pagi ini adalah Lahore (Pakistan) dengan AQI 234, diikuti Delhi (India) 208, Beijing (China) 156, Krasnoyarsk (Rusia) 154, dan Sarajevo (Bosnia Herzegovina) 127.
Meski masih dalam kategori sedang, kondisi ini menjadi pengingat penting bagi warga Jakarta untuk tetap waspada terhadap polusi udara yang bisa berubah sewaktu-waktu.***




