Fajarasia.id – Badan Pengatur Jalan Tol (BPJT) Kementerian PUPR terus memacu pembangunan Tol Kediri–Tulungagung sebagai proyek strategis nasional. Ruas sepanjang 44,17 kilometer ini dirancang untuk mempercepat konektivitas menuju Bandara Dhoho Kediri sekaligus memperkuat integrasi ekonomi Jawa Timur bagian selatan.
Progres konstruksi saat ini difokuskan pada akses bandara. Seksi 1 telah mencapai 57,25% dan Seksi 2 sebesar 42,62%. Sementara itu, jalur utama sepanjang 37,35 km masih dalam tahap pembebasan lahan.
BPJT menyebut tol ini akan menjadi tulang punggung transportasi yang menghubungkan pusat-pusat pertumbuhan ekonomi di Kediri dan Tulungagung. Selain mendukung operasional bandara baru, tol juga terintegrasi dengan ruas Kertosono–Kediri, sehingga waktu tempuh antarwilayah di Jawa Timur akan terpangkas signifikan.
Keberadaan tol ini diyakini mampu mengubah lanskap ekonomi Jawa Timur bagian selatan, mempercepat mobilitas orang dan barang, serta memberikan dampak positif bagi sektor logistik, industri, dan pariwisata.***




