TNI AL Perkuat Operasi Laut Cegah Penyelundupan SDA

TNI AL Perkuat Operasi Laut Cegah Penyelundupan SDA

Fajarasia.id – TNI Angkatan Laut (AL) memperkuat latihan operasi anti-akses dan anti-area denial (A2/AD) sebagai langkah strategis menjaga keamanan perairan sekaligus mencegah penyelundupan sumber daya alam (SDA) strategis dari Indonesia.

Asisten Operasi Kepala Staf Angkatan Laut, Laksamana Muda TNI Yayan Sofiyan, menjelaskan bahwa konsep operasi A2/AD tidak hanya relevan dalam situasi konflik, tetapi juga dapat diterapkan untuk memutus jalur distribusi kegiatan ilegal di laut. “Operasi ini dapat digunakan untuk mengantisipasi jalur logistik musuh, sekaligus memutus akses penyelundupan material strategis ke luar negeri,” ujarnya, Minggu (15/3/2026).

Wilayah Kepulauan Bangka Belitung menjadi salah satu fokus utama karena memiliki komoditas timah bernilai tinggi. Sepanjang 2025–2026, TNI AL telah mengerahkan 28 kapal perang untuk patroli dan penyekatan di kawasan tersebut. Dari operasi itu, aparat berhasil menggagalkan penyelundupan sekitar 448 ton timah dengan nilai ekonomi mencapai Rp146 miliar.

Yayan menegaskan bahwa operasi penegakan hukum di laut akan terus ditingkatkan, baik melalui patroli maupun latihan maritim, guna memastikan kesiapsiagaan prajurit dan kapal perang menghadapi potensi ancaman.

Langkah ini sekaligus menunjukkan komitmen TNI AL dalam melindungi kekayaan alam strategis milik negara serta mendukung perintah Presiden untuk memperkuat penegakan hukum di laut.******

Pos terkait