Fajarasia.id – Ditutupnya TikTok Shop membuat sejumlah selebgram sedih hingga menangis saat berpamitan. Selebgram merasa sedih tersebut seperti Lucinta Luna dan Denise Chariesta, terutama memikirkan cara membayar gaji para karyawannya.
Karena waktu mepet jelang ditutupnyaTikTok Shop, Lucinta pun banting harga produk dagangannya. Hal tersebut, dikutip RRI.co.id, ketia Lucinta Luna live di akun TikTok @Shella Saukia.
“Oh my god, tinggal dua jam lagi TikTok Shop ditutup, pokoknya kamu pantengin live-nya Kak Shella Saukia. Jangan sampai menyesal, jangan sampai nangis dipojokan,” kata Lucinta kepada viewers TikTok yang dikutip Redaksi, Kamis (5/10/2023).
Lucinta membeberkan, harga produk kecantikan yang dijualnya benar-benar sangat murah. Lucinta Luna pun terlihat semangat, berjualan menghabiskan dagangan produk kecantikan tersebut.
“Ini harganya benar-benar diluar mulut (diluar nalar). Warga TikTok harus pakai produk punya kak Shella Saukia supaya cantik,” ucap Lucinta Luna.
Sementara, keputusan pemerintah resmi menutup Tiktok Shop diakui Denise membuatnya kesulitan. Karena, selebgram yang juga pengusaha bunga itu harus putar otak membayar gaji para karyawannya.
“Guys, sedih banget. Hari ini hari terakhir aku live di Tiktok Shop. Gimana ya aku bisa bayar gaji-gaji karyawan aku?,” kata Denise melalui vidio @denisechariesta91, Rabu (4/10/2023).
Dalam Tiktok Shop, Denise juga kerap menjual baju-baju dagangannya secara live. Hasil dari berjualan lewat Tiktok Shope tidak hanya dpakai Denise untuk memenuhi kebutuhannya sehari-hari.
“Dari situ nasib para karyawan (bergantung) yang bekerja untuknya. Sedih, bagaimana caranya agar bisa tetap bayar gaji (karyawan),” ucap Denise.
Diketahui, pada hari ini, Rabu (4/10/2023) TikTok Shop resmi ditutup, pukul 17.00 WIB. Lewat laman resminya, TikTok menyebut keputusan tersebut diambil untuk mematuhi aturan pemerintah.
Sebelumnya, pemerintah telah menetapkan kebijakan melalui Permendag 31 Tahun 2023. Satu diantara poinnya adalah melarang media sosial berperan ganda sebagai e-commerce.
Menteri Perdagangan Zulkifli Hasan menyatakan, tujuannya untuk melindungi pelaku Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) dalam negeri. “Agar fair (adil-red). Karena ada yang kurang fair soal harga,”





