Rusun untuk Sektor Informal di Bekasi, Penghuni Terbantu

Rusun untuk Sektor Informal di Bekasi, Penghuni Terbantu

Fajarasia.id – Pembangunan rumah susun (rusun) untuk masyarakat sektor informal di Kota Bekasi ternyata membawa dampak positif bagi para penghuninya. Rusun di Sentra Terpadu Pangudi Luhur Kota Bekasi tersebut dibangun Kementerian PUPR bersama Kementerian Sosial.

Salah seorang penghuni rusun, Maryani (43 tahun) mengaku senang tinggal di Rusun. Ia yang dulu hanya sebagai pemulung dan tinggal di bantaran sungai di kawasan Ganda Agung Kota Bekasi sekarang bisa tinggal dengan nyaman bersama kelurganya.

“Saya nggak pernah mimpi bisa tinggal di rusun yang bagus seperti ini. Fasilitasnya lengkap dan nyaman, pengelolanya juga baik dan memberi pengarahan dan pelatihan buat saya dan penghuni Rusun lainnya,” ujarnya saat ditemui di sela-sela kegiatannya di Rusun Sentra Terpadu Pangudi Luhur, Kota Bekasi, Jawa Barat,Jumat(6/10/2023).

Maryani yang telah mendapat pelatihan dan pendampingan dari Kementerian Sosial pun kini sudah mahir menjahit dan mulai mendapat banyak pesanan. Kementerian Sosial melalui Direktorat Rehabilitasi Sosial menggandeng pihak luar yang ingin memesan berbagai produk seperti sandal hotel, pakaian seragam hingga goodie bag dari penghuni rusun.

Menurut Pengelola Rusun Sentra Terpadu Pangudi Luhur Kota Bekasi, Hendra, Kementerian Sosial melakukan seleksi bagi calon penghuni rusun. Pihaknya juga bekerjasama dengan Pemerintah Kota Bekasi dan Kabupaten Bekasi untuk mendata siapa saja masyarakat yang berhak tinggal di rusun.

“Kami juga memiliki sejumlah kriteria penghuni rusun. Yakni masyarakat yang rentan dari kemiskinan, penyandang disabilitas dan orang lanjut usia,‚ÄĚkata Hendra.

“Kami juga memiliki peraturan yang wajib dipatuhi serta memberikan pelatihan kepada penghuni. Tujuannya agar mereka memiliki ketrampilan sehingga bisa meningkatkan perekonomian keluarga,” ujarnya.****

Pos terkait